API PENANTIAN

by: Khoirul Taqwim

Api cinta
Menerangi hati yang gundah
Rasa bahagia warnai jiwa harian
Diri melayang jauh terbang dalam angan
Basuh jiwa sepi
Menggoda nurani
Saat dahaga datang tak jemu-jemu tiba

Akankah api ini terus terangi alam batinku?....
Ataukah kan membakar seluruh harapku?...
Kutunggu jawaban mentari esok
Moga kan selalu hangatkan seluruh jiwaku
Telah lama diri ini dalam penantian
Secarik kata sederhana kan jadi penentu kisahku

Datang.....
Rasa gulau mulai tumbuh kembang
Kau adalah alamku yang tak dapat sirna
Do'a iringi kepergian malam dan siang
Api penantian kan berakhir
Tinggal terbakar atau kan jadi penghangat
Aku disini menunggu bibir kecil mungilmu
Kan kusimpan dalam hati
Kan kujaga setiap ejaan bahasamu

IMAGE CINTA

by: Khoirul Taqwim

Cinta ini adalah secarik kertas kosong
Aku tak dapat menulis kisah ini
Karena ini adalah alam gaib jiwa
Tak dapat diungkap lewat kata
Tak dapat diungkap lewat bibir
Hanya air mata jiwa yang dapat membaca rasa ini

Kau begitu jauh dalam anganku
Aku jatuh simpuh dihadapmu
Kata ikhlas adalah bahasa misteri yang tak terjamah
Hingga aku tersedu dalam kisah ini
Kesedihan jadi satu dalam angan
Kebahagiaan bahasa yang tak tersentuh

Kemarilah.....
Aku menunggu jiwamu
Tapi aku hanya patung cinta
Tak dapat mendekat maupun menyentuh
Bahasapun mati luluh dihadapmu

Kisah ini....
Sebuah image cinta
Keindahan dan kesempurnaan jadi benak
Rasa sakit begitu nyata kurasa
Hingga aku tak dapat berjalan
Cintaku sepotong image
Tertutup sudah dibawah mendung raya

Image cinta
Mendekat dalam rasa
Menjauh dalam nyata

SAJAK KOPI

by: Khoirul Taqwim

Kopiku hitam
Badanku panas
Taganku menggenggam sepotong rokok
Mataku setajam burung hantu
Aku melihat jutaan rakyat Indonesia
Lapar terkapar di alam raya
Terserak menjadi anai-anai terbang

Hoom sinahooom...
Lihatlah anak-anak jalanan
Menantang kehidupan
Mendung menjadi atap harian
Gelapnya malam menjadi jiwa kelam
Terik matahari adalah sahabat raga

Hoom sinahooom......
Pengemis berjalan dengan kaki merangkak
Berkah dermawan adalah penyambung nyawa
Gambar-gambar peramal adalah harapan
Inilah potret negeri kaya
Masyarakat miskin terpinggir

Hoom sinahooom......
Kusruput kopiku yang hitam
Kutatap gedung tinggi menjulang
Sajakku berdemo di udara
Terbentur tiang-tiang kekuasaan
Hingga tarjatuh tak berdaya
Sampai nadi putus dan tak bernyawa

Ooo.. angin !
Kabarkan pada mereka yang punya nurani
Kabarkan pada mereka yang peduli masyarakat kecil
Kabari juga para buruh dan petani untuk terus melawan
Biarkan jasad sirna
Kau kan terkenang sepanjang zaman

Ooo.. Allah !
Ruhku terbakar
Udara kedzaliman tercium
Demi sabda dan firmanmu
Hanya kepadaMU kami bedo'a
Restui perjuangan kami di hari ini dan selamanya

SAJAK BULAN PUASA

by: Khoirul Taqwim

Terlihat dibalik awan
Senyum anak-anak melantun sholawat
Berderet-deret jilbab warnai langit biru
Kopyah hitam di kepala ramaikan alam raya
Sarung-sarung menaungi jabal lekat
Sorak suka cita di wajah-wajah nan iman

Di sudut pintu masjid
Nampak terpampang kain putih menghias
Tertulis bahasa sederhana penuh makna
Selamat menunaikan ibadah puasa
Raut muka layu seketika berubah riang
Hati gundah gulana tercairkan segera
Inilah gambaran di bulan fitrah dan penuh pengampunan

Gelap sambut malam
Di surau kecil nan indah permai
Terdengar alunan ayat-ayat suci berkumandang
Ruh yang kemarin kaku nampak sirna
Tinggal bunga-bunga bahagia yang ada di rasa

Ooo..bulan suci
Tarawih dan tadarus
Adalah satu udara
Sahur dan buka puasa
Adalah satu warna
Hakikat puasa adalah menahan diri
Dari godaan makan dan minum
Mampu menahan hawa nafsu

Ya..Allah
Terimalah ibadah puasa dan sujud kami
Hidup dan mati
Kuserahkan padaMU

SAJAK KEMATIAN

by: Khoirul Taqwim

Tolong.....
Antar jenazahku dipemakaman
Badanku jadi bangkai
Bajuku kain kafan
Tataplah aku yang kemarin kau puja
Mandikan aku dengan tujuh bunga rupa
Aku tak berdaya
Tapi aku Ikhlas
Ruhku biar di alam barzakh
Ajaranku akan terus mengalir
Lewat falsafah dan sajak-sajakku

Hoommm.....
Aku bergumam...
Wahai batu nisan
Cepat........
Mayatku dikebumikan
Sebelum malaikat Munkar, Nakir
Ada dihadapanku

LUKISAN CINTA

by: Khoirul Taqwim

Oooh........
Cinta adalah kekuasaan
Siapa yang menguasai cinta berarti dia adalah raja
Tahta singgasana adalah mereka yang punya cinta
Tapi ingatlah cinta adalah racun
Sekaligus cinta adalah ular berbisa
Hati-hatilah wahai para pecinta

Oooh..
Makna cinta adalah seni
Hakikat cinta adalah fitrah
Maknai cinta dengan kesabaran
Epistemologi cinta adalah sajak
Estetika cinta adalah jiwa
Aksiologi cinta adalah alam

Oohh gusti Allah..
Pemilik semua lukisan cinta
Rahmatkanlah cintaMU
Pada semua alam
Pada semua makhluk
Hmm........
Amiens.........

AKU TELAH TIADA

by: Khoirul Taqwim

Lihat..
Kabar Izrail mendekat
Dingin tak bersuara
Nadiku mulai putus
Sunyi........
Dia berbisik tenanglah nak
Kematian adalah tepi pantai
Menghanyutkan
Sekaligus menakutkan
Kedamaian bagi mereka
Firman jadi tonggak
Sabda adalah jiwa
Jasadku lebur
Nyawaku mengalir

Ooo...
Batu nisan di pinggir sungai
Burung gagak hitam terbang
Mata setajam pisau
Maaf atas dosa
Dini hari ini
Aku telah tiada

SAJAK KESEDIHAN

by: Khoirul Taqwim

Ooo.........
Matahari adalah warna
Dosa adalah udara
Kesedihan jadi sajak
Diantara pena terserak
Tinta menjadi air mata
Tinggal puing gelisah menatap
Hingga aku jatuh meratap
Di tengah-tengah hingar-bingar jagat
Badanku sehat
Jiwaku saket

O...Allah
Sembuhkan aku
Dari gatal dan sambat

SURAT DARI ANAK YATIM UNTUK SAHABAT

by: Khoirul Taqwim

Ketukan keyboard ini adalah bahasa yang tak bersuara, aku berbisik dari hati yang dalam bahwa hari ini aku mengangkatmu sebagai sahabat terbaikku, nahkoda kepemimpinan ada digaris tanganmu, aku tahu bahwa ini tanggung jawab yang tak semudah membalikkan tangan, tetapi ini sudah menjadi darah yang mengalir dalam jantungmu, kamu jangan pernah ada bahasa putus asa, karena engkau adalah sahabatku yang sangat aku banggakan, aku yaqin kamu pasti bisa melakukan ini semua, karena seluruh alam akan mendukung setiap langkah gerakmu.

Takdirmu ada didepan mata hari ini, cepat ambil itu.....jangan sampai terlewatkan sedikitpun, Detik-detik ini tinggal menunggu hari-hari kebesaranmu, melalui alam bawah sadarku aku tadi malam bermimpi seluruh bintang bersujud padamu dan seluruh malaikat membacakan tasbih untukmu, ini adalah petunjuk alam psikis yang mengingatkan kita adanya alam bagian dalam diri kita selain alam materialisme, kita masih ingat segar bahwa para nabi mendapat wahyu sebagian melalui alam mimpi, baik nabi Yusuf, Ibrahim dan nabi-nabi lainnya, jadi terlepas diakui atau tidak kita adalah bagian dari alam mimpi yang terkadang kita berusaha menolak alam diluar rasionalitas.

Sahabatku kemarin alam raya diguyur hujan yang begitu deras, waktu itu aku berdiri dipintu masjid, ditempat yang agak tinggi dan terlindung dari bah air hujan, ketika gunung-gunung ombak bergulung-gulung menumpahkan awan busa yang berputar disekeliling sujudku, hatiku berguncang mengkhawatirkan dikau yang lagi berjalan pulang menuju alam perjuanganmu, udara mulai dingin terasa menusuk pori-poriku, otak kami terus mengalir kebawah menuju sum-sum tulang belakang dan mencoba keluar dari perut. disepanjang itu aku berdo'a untukmu, semoga kau selalu dalam ridhaNYA.

Sahabat
Kabut hari ini muncul dari jiwa dahaga
Lama yang tak tersiram keyakinan
Hari ini aku punya sandaran harapan
Dalam benakmu ada tanggung jawab mulia
Engkau adalah matahari penerang umat
Kebenaran adalah nalurimu
Kepalsuan tak pernah hinggapi tubuhmu
Namamu adalah permulaan
Akhir ragaku kan kuserahkan
Bahkan seluruh hidupku kan kupersembahkan
Demi pengabdian menuju cahaya yang paling terang

Sahabat
Melihatmu segala buta kan hilang
Mengetahuimu rasa saket kan sirna
Dekatmu adalah penyelamatan diri
Dihadapmu tak ada pertanyaan
Bahkan jawaban sekalipun tak ada
Karena kamu adalah pertanyaan dari jawaban itu sendiri

Kuberbisik ditelinga manusia
Engkau adalah sang creator kehidupan
Engkau adalah sang pecinta alam
Engkau adalah kata-kata kebenaran
Engkau adalah penampakan dan bayangan malaikat
Lalu aku adalah sahabat yatim, kan selalu ada didekatmu

KABAR LANGIT

by: Khoirul Taqwim

Hmm...
Goresan penaku lagi membisu
Sudah tak berbisik dua hari
Ma'af pena
Aku tak bisa mengeja bahasa
Seperti waktu itu
Aku tak lagi bersuara
Ya...itu karena dilanda
Dilanda dia yang merasuk jiwa
Hingga aku terikat
Sampai jantungku tak berdetak
Bahkan energi pikiranku tertuju hanya dia
Dia yang tak tau menahu
Menahu tentang apa
Apa yang aku harap
Ini adalah sebuah Kabar langit

BUAT SAHABAT

by: Khoirul Taqwim

Sini........
Duduk longgarkan hatimu
Ada apa kau bersedih?.
Ada apa kau menjauh dari umat?..
Jangan terurai air matamu disini
Malu dilihat kakekmu yang begitu tegar
Begitu sabar dalam berjuang
Cukup simpan dalam tasbihmu
Jelaskan padaku tentangmu
Meskipun lidahku tak mampu berucap
Aku kan berusaha sejukkan jiwamu
Walau tak seperti salju
Tenang dan tenanglah
Lihat anak-anak disana
Menunggu kedamaian darimu

BULAN RAMADHAN

by: Khoirul Taqwim

Bulan suci
Tak terasa esok lusa datang

Hmm...
Bulan yang penuh Barakah
Hari itu.......
Pintu Jannah dibuka lebar
Tentu.......
Bulan penuh rahmat
Pasti......
Berkah jagat
Dia........
Yang mengenal
Makna......
hakekat sabar
Lakukan....
Menjaga benak dalam hati
Menjaga pikir dalam otak

Bulan ramadhan
Jutaan umat
Harap....
Keberkahan jalan
Jauhi.......
Ma'shiyat la'nat

O...Allah
Aku minta ridhaMU

FOTOMU ADALAH TAUBATKU

Oleh: Khoirul Taqwim

Sudah lama aku tak percaya atas-MU
Sejenakpun aku tak yaqin tentang-MU
Tak kusangka ada mukjizat dari mereka yang merasa kulihat
Ya!..aku melihat foto profil terpampang di facebook
Jiwaku tersentak penuh aura pencerahan
Dalam hatiku menyebut dengan suara lirih
Bahwa Tuhan benar-benar ada
Dengan kesempurnaan yang tercipta
Lama mukaku tak kubasuh air wudhu
Malam gelap ini juga
Segera kubersujud dihadapmu
Sebagai bukti bahwa engkau sang maha pencipta

Bila ada sahabatku yang tak percaya lagi atas ke-agungan-MU
Akan kuperlihatkan ciptaan-MU yang maha Indah
Agar dia percaya dan mengimani kebenaran-MU
Dengan melihatmu langit maupun planet melaju dalam alur yang harmonis
Dengan melihatmu angin masih menyapa tetumbuhan dan rerumputan
Dengan meihatmu mentari masih menerpa hangat tubuhku
Dengan melihatmu cahaya iman hadir dalam jiwaku yang lama beku

Ya Tuhan
Kupanjatkan do'a untuknya
Semoga dia yang kulihat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang memiliki hati bijak bukan hanya wajah nan ayu
Sertakan Nasab yang Indah selalu jadi keturunannya
Agar dia jadi penerang bagi orang yang tak percaya atas-MU
Hamba bersyukur atas nikmat-MU
Dengan melihat ciptaan-MU yang Maha indah

Ya Tuhan
Engkau telah mencipta dia
Engkau telah mempertemukan aku dengan fotonya
Puji syukur kupanjatkan
Hanya kepada engkaulah kusandarkan muara cinta yang Hakiki

CUKUP KAU KENAL

Oleh: Khoirul Taqwim

Dunia tak menyatu dalam nafasmu
Tidak
Tidak
Tidaaaak..........
Itu bukan tujuanku...
Aku kan selalu hadir setiap tarikan nafasmu
Bila langit tak setuju tentangmu
Aku kan selalu ada dan ada
Walau tak menjamah dirimu
Itu bukanlah tujuanku
Aku hanya sederhana
Cukup kau kenal
Kau kenal
Dan kau kenal
Selalu

BUTIRAN KEPASRAHAN

by: Khoirul Taqwim

Sempat kau terlintas dalam benak
Segera kuurungkan dalam jiwa
Walau maha perih terasa
Menderu-deru dalam dada
Inilah suratan Ilahi
Kuharus terima
Biar jadi hikmah hidup

Tulisanmu
Terasa sejukkan alamku
Saat jiwa butuh penyegar
Dari dahaga yang panjang
Semua hanya terlukis lewat imagi
Bahasa tak sanggup berkata

Ya Allah…
Butiran air mata ini
Biarkan jadi tasbih
Mengingat keagunganmu
Walau semua belum berakhir
Tapi inilah kenyataan yang tak bisa jadi mimpi

Ya Allah…
Katakan padaku
Kemana harus kusandarkan jiwa ini
Saat tangan tak mampu meraih pertanyaan apa?..
Apakah harus lari sejauh angin biru?..
Atau diam tanpa bahasa

Ya Allah …
Beri aku jalan terangmu
Teguhkan jiwaku
Kuatkan naluriku yang saat ini lemah membisu
Agar dapat mengeja langkah nafasku
Kian hari berkurang ditelan waktu

Ya Allah …
MukjizatMU selalu kami tunggu
Dimanapun tempat
Kapanpun hari itu
Hambamu selalu pasrah padaMU