Kajian Ke-Islaman Bersama Gus Wim


By: Sayyid Qutub

Khoirul Taqwim atau Gus Wim merupakan tokoh muda pembaharu Islam, tak sedikit pemikiran tentang kajian ke-Islaman yang lahir dari paradigma pemikiran Gus Wim mampu menerjemahkan realitas kehidupan yang dibalut dengan ajaran Islam secara elegan dan dinamis ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara luas. Sehingga paradigma pemikiran Gus Wim tentang ke-Islaman dapat disandingkan dengan beberapa tokoh Intelektual Islam yang mampu menggali ke-Islaman, baik dari zaman klasik hingga zaman kontemporer ke-Islaman.

Gagasan Gus Wim begitu besar mengenai ke-Islaman, baik dari sejarah ke-Islaman hingga paradigma pemikiran ke-Islaman kontemporer, dan dia Gus Wim mampu menggairahkan dunia ke-Islaman dengan cara pandang yang sangat sederhana, tetapi cara pandang Gus Wim mampu mencapai titik puncak dalam paradigma pemikiran ke-Islaman saat ini.

Pola pikir Gus Wim dalam membedah ke-Islaman mampu memberikan sebuah penyegaran, bahwa umat Islam sejak zaman pasca Nabi Muhammad SAW, ternyata tak lepas dari cara pandang tafsir dalam menggali ke-Islaman. Sehingga Islam dengan berbagai wajah tentang bentuk kajian ke-Islaman, mulai dari akidah, akhlak, fiqih, syari'ah, tasawuf, filsafat, muamalah, dan lain sebagainya. Ternyata tak lepas dari sebuah persepsi tafsir semata, tetapi Gus Wim sangat menyayangkan dengan adanya berbagai persepsi tentang tafsir, namun ternyata tak jarang menjadi sebuah pembenaran bagi diri maupun kelompok umat Islam yang ada. Sehingga dengan pembenaran diri tak jarang antar individu maupun antar kelompok umat Islam bersikap saling mengkafirkan antar satu sama lain.

Paradigma pemikiran Gus Wim dalam kajian ke-Islaman dapat menambah wawasan bagi umat Islam, untuk terus menggali ajaran Islam dengan disertai semangat tepa selira sebagai bentuk menghargai pemahaman individu maupun pemahaman kelompok lain, dan dia Gus Wim tentunya berusaha menjauhkan diri maupun kelompok dari sikap saling menjatuhkan sesama umat Islam.

Kajian ke-Islaman bersama Gus Wim tak jarang dapat menyejukkan jiwa bagi para umat Islam, untuk saling mencerna kebenaran dengan kepala dingin, dan menghilangkan ketegangan dan saling curiga antar umat Islam. Karena kebenaran sesungguhnya hanya milik Allah SWT. Sehingga manusia hanya sebatas menggali kebenaran dalam ajaran agama Islam, tetapi tidak dibenarkan mengkafirkan antar umat Islam itu sendiri.

Dengan mengkaji ajaran Islam bersama Gus Wim dapat menambah wawasan bagi umat Islam secara cerdas dalam menggali khazanah ajaran Islam menuju Islam yang rahmat bagi seluruh alam semesta.

Semoga kajian ke-Islaman bersama Gus Wim dapat memberikan kebajikan bagi kita semua, Amin.................

Kerudung Panjenengan


Dening: Khoirul Taqwim

Keheningan dalu
Kesunyian menghampiri rongga-rongga jiwa
ngantos penggalih kraos wonten samukawis ingkang mlebet
Menuju celah-celah kalbu ingkang paling lebet
ngantos tibalah sukmaku kampil lebet lamunan dalu

Kerudung panjenengan
taksih adalem enget kaliyan pertela
ebo kesaen kerudungmu mraos dimustakamu
ngantos sukmaku mlebet lebet lamunan ingkang mboten ngabah
amargi dipunpanjenengan yaiku: kesaen ingkang keserat dipuntawang bintu
ngasta sedaya decak kagumku tertuju kagem panjenengan

Duhai kenyo endah
Kerudungmu yaiku: anugerah Ilahi
mekaten sae mega kala dipandang
ngantos ngasta sedaya jantungku berdetak kencang
kala ngenget kerudung endah panjenengan
amargi tiada tara kesaen kerudungmu
kala mraosi dipunantawis celah-celah mustakamu

Duhai kenyo paling endah
lebet kesunyian dalu menika
dalem ngenget panjenengan sareng sajak-sajakku
ngantos ngantosa sukmaku mlebet lebet engetan tentangmu
inggil kendahan rupa panjenengan ingkang dibalut kerudung sae panjenengan

Subhanallah
dalem mengucap raos kagumku kagem panjenengan
inggil kendahan rupa panjenengan
dipunwalik kerudung ingkang panjenengan sandarkan dimustakamu
ngantos kemriksa mraos disepanjang margi kesugengan ingkang penuh keajaiban

Duhai kenyo berkerudung
Secuil do'a saking lubuk kalbuku kagem panjenengan
mugi-mugi panjenengan bahagia salajeng dipunngrika, Amin.....