Air Mata Sang Istri di Malam Pertama



Setelah Ijab Qabul dan di teruskan acara resepsi pernikahan yang sangat menakjubkan, kedua pengantin mulai bergegas diri menuju kamar yang di sediakan begitu indah dan penuh aura kebahagiaan. Sang suami mulai berbisik mesra dan sesekali mengecup kening sang istri sambil berbisik "Subhanallah" di telinga sang isri yang mulai terlihat gemetar di seluruh denyut nadi.

Lampu yang tadi terang benderang menjadi redup seketika, lalu sang suami mulai mengganti dengan menyalakan lampu yang bersinar Remang-remang, mulailah kedua pengantin merasakan sesuatu yang tidak pernah dilalui dalam hidupnya, bahkan pikiran dan imaginasipun tak pernah terlintas tentang apa yang terjadi di malam pertama yang telah tiba malam ini, sungguh malam ini kedua hati sang pengantin menjadi satu padu dalam rasa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Sang suami mulai bertanya pada sang istri, tentang apa yang dirasakan malam pertama di pelaminan ini, tentu sang istri malu dan terdiam sejenak, lalu sambil memberanikan diri memandang ketampanan sang suami, sang istri berkata dengan suara lirih bahwa dia tidak mau melewatkan malam pertama ini dengan kesedihan, walau malam pertama ini ada desahan air mata yang keluar dari lubang indah mata sang istri, karena air mata ini bentuk rasa kebahagiaan yang terpancar dari aura keindahan malam pertama yang tak terbayangkan.

Mulailah sang suami mencium bibir merekah sang istri sambil berucap "Subhanallah" indahnya malam pertama ini, namun sesekali sang istri menyahut dengan ucapan "Alhamdulillah" indahnya malam ini, hening terasa di kedinginan malam yang kian mulai menggigil, di saat kedua pengantin merasakan kehangatan yang sangat menakjubkan dan tak pernah terbayangkan dalam hidupnya.

Seketika itu sang istri semakin terlihat menumpahkan air mata dari celah-celah matanya, lalu sang suami bertanya kepada istri sambil agak heran, kenapa ada air mata di malam pertama?.,.dan sang istri menjawab dengan lemah lembut bahwa air mata yang keluar dari aliran mata ini sebagai bentuk rasa kebahagiaan yang terdalam, lalu keduanya bersujud dan berucap "Subhanallah" sebagai rasa bentuk syukur di malam pertama yang tak pernah terbayangkan kenikmatan dan keindahan bagai alam surgawi dari langit yang turun kebumi.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........

Bangsa Barat Sangat Mewaspadai Kekuatan Islam



Ketika kita meihat bangsa barat yang seolah-olah mulai maju mendunia, tetapi ternyata bangsa barat sangat ketakutan dengan masyarakat Islam, tentu tidak lain dan tidak bukan bahwa barat tidak mau lagi kecolongan dalam menghadapi kekuatan Islam, seperti pada zaman awal mula kedatangan Islam di daratan eropa, karena pada saat zaman kedatangan Islam merupakan salah satu abad tersuram bagi bangsa barat yang tertinggal kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi di banding masyarakat Islam pada waktu itu.

Berangkat dari sejarah di atas, ternyata berimbas dengan pola pikir bangsa barat yang terus mewaspadai kemajuan masyarakat Islam, baik lewat jalur politik, sosial, ekonomi maupun jalur lainnya, bahkan tidak Segan-segan kekuatan militer sekalipun dilakukan dengan tujuan menghentikan segala bentuk kemajuan masyarakat Islam yang dianggap membahayakan bangsa barat. Inilah yang menjadi pokok bangsa barat dalam melawan segala bentuk kekuatan Islam, agar kehidupan masyarakat Islam tetap di bawah dari kekuatan bangsa barat, sehingga dengan demikian kekuatan bangsa barat tetap dapat mencengkeram masyarakat Islam lewat kekuatan ekonomi, sosial, budaya, militer dan lain sebagainya.

Kekuatan bangsa barat yang konon sangat mutahir disegala aspek kehidupan, ternyata bangsa barat sangat mewaspadai gerak langkah kemajuan masyarakat Islam, dikarenakan khawatir bila bangsa barat mengalami regresi di segala aspek kehidupan, seperti pada saat awal mula kedatangan Islam, sehingga dengan cara apapun bangsa barat melakukan bentuk gerak langkah dan terus berusaha menancapkan kekuatan semaksimal mungkin, agar mampu membendung kekuatan masyarakat Islam, dengan cara melaui tuduhan teroris terhadap masyarakat Islam maupun bentuk miring lainya.

Lalu yang menjadi pertanyaan kenapa bangsa barat sangat mewaspadai kekuatan Islam?...Dari pertanyaan itu kita dapat menjawab, tentu tidak lain dan tidak bukan bangsa barat tidak mau terulang sejarah sebagai bangsa suram dan terbelakang, seperti pada zaman kedatangan Islam di daratan eropa, sehingga dengan demikian bangsa barat dengan kekuatan apapun akan membendung segala bentuk kekuatan Islam, agar masyarakat Islam tidak dapat mengalahkan kekuatan bangsa barat, namun yang di sayangkan bangsa barat terlalu berlebihan dalam mewaspadai kemajuan Islam dengan cara menghalalkan segala cara, bahkan kekuatan militerpun dilakukan, sehingga banyak masyarakat Islam yang tidak berdosa meninggal, dikarenakan agresi militer bangsa barat, seperti kejadian di Irak, afghanistan, Libya, Palestina dan bangsa Islam lainnya.

Dengan argumen di atas dapat kita ambil hikmah, agar masyarakat Islam tetap membangun ashabiyah yang kuat dan tidak gampang terpecah belah dalam melawan segala bentuk ancaman dari bangsa barat yang terus melakukan gerakan penyerangan lewat di segala jalur kehidupan masyarakat, untuk itu persatuan dan kesatuan masyarakat Islam sangat di harapkan sebagai cara melawan serangan bangsa barat, agar masyarakat Islam tidak gampang diadu domba oleh bangsa barat yang mengatasnamakan HAM dan bentuk lain sebagainya, padahal HAM disalah gunakan oleh bangsa barat, tentu tidak lain dan tidak bukan sebagai alat bangsa barat dalam mencengkeram masyarakat Islam.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........