Pujaan Jiwa


By: Khoirul Taqwim

Kala pujaan jiwa telah datang
Jangan pernah mundur setapakpun
Apalagi lari menjauh atas nama cinta
Namun dekatilah dengan kelembutan
Supaya cinta mampu bersemi kembali
Bersama bunga-bunga tumbuh mekar ditaman asri
Hingga engkau memetiknya
Penuh dengan suka cita
Terasa sejuk didasar kalbu
Sampai masuk kerelung-relung dasar jiwa ragamu

Pujaan jiwa
Tersirat dalam cahaya cinta
Kebahagiaan menjadi satu rasa dalam jiwa
Masuk kesanubari yang paling dasar
Sampai seluruh kalbu tertuju
Menuju dasar samudra sanubari jiwa
Indah terasa dalam genggaman nafas kehidupan

Bunga-bunga keindahan kalbu
Bersama detakan jantung tak terkira
Hingga terasa kian hari menjadi sebuah rasa jiwa
Sampai masuk kesanubari atas nama cinta kalbu
Menyelimuti alam kesempurnaan didasar asmara raga

Pujaan jiwa
Menyempurnakan semesta hayalan
Bermandikan bintang-bintang keindahan
Terasa nikmat dalam detakan jiwa
Sampai masuk kedalam celah-celah kalbu
Hingga seluruh raga terasa damai
Bersama asa pujaan nafas kehidupan

Tatkala pujaan jiwa hadir
Berada ditengah-tengah gubuk kehidupan
Semua menjadi kedamaian kalbu
Sampai seluruh nafas jiwa
Menyatu satu padu dalam genggaman rasa cinta
Sungguh keindahan rasa menjelma
Dalam gubahan rasa cinta
Hingga sampailah menelusuri puing-puing dasar pujaan raga
Lembut terasa dalam detakan kalbu asmara jiwa

Pelabuhan Cinta


By: Khoirul Taqwim

Perahu cinta masih berlayar
Menyeberangi pesisir samudra
Pencarian makna cinta masih menyelami sebuah jiwa
Hingga seluruh tubuhku bergetar rasa
Saat menyaksikan kecantikan wajahmu
Hinggap dipesisir pantai keindahan
Sampai jantungku berdegup kencang
Saat mata telanjangku
Melihat ayu rupawan bersandar diwajahmu

Harum bau tubuhmu
Memberi isyarat makna pelabuhan cinta telah datang untukku
Hingga seluruh jiwaku bergetar rasa
Tuk bersandar bersama kasih kalbumu yang terindah
Hinggap diseluruh nafas hidupku
Sampai diri tak mampu menyimpulkan
Akan keindahanmu yang kurasa
Bersama alam keindahan yang menghias diwajahmu

Keindahan wajahmu
Terlukis dicelah-celah jiwa-jiwa kehidupan
Hingga seluruh jiwaku
Merasa engkau pelabuhan cinta terakhirku
Kurasa dibenakku yang terdalam
Sampai diri tak mampu melukiskan
Akan keindahan wajahmu
Betapa indah kurasa didasar kalbu cintaku

Pelabuhan cinta
Telah bersandar bersama keheningan malam
Semua nampak keindahan rasa
Menggumpal dalam sebuah jiwa
Menghias diseluruh semesta alam
Karena pelabuhan cinta
Sebuah harapan besar kebahagiaan
Saat menyelimuti didasar jiwaku
Sampai terus menerus menghunus dijantung pelabuhan kalbuku

Hunuskan Cintamu


By: Khoirul Taqwim

Semilir angin pagi
Masih menampakkan kegirangan rasa
Alam terasa menjadi sahabat terbaik
Bersama kelembutan cahaya sang surya
Bermandikan mentari pagi keindahan
Penuh dengan rasa gejolak jiwa
Semua mengalir dalam asmara cinta
Menggoda disetiap detak nafas kehidupan
Saat sabda cinta berkumandang dicelah-celah kalbu jiwa

Saat cinta hadir dalam jiwamu
Jangan pernah ada putus asa
Walaupun sang dewi pujaan
Menutup pintu hati rapat-rapat
Ketuklah pintu hatinya
Hingga ribuan ketukan sekalipun
Sampai ketukan-ketukan cintamu
Mampu membuka celah hati sang dewi pujaanmu

Kata menyerah dalam bercinta
Merupakan sebuah dusta jiwa
Maka dari itu
Hunuskan cintamu kejantung hatinya
Hingga dia membuka pintu hatimu
Hanya untuk engkau seorang dalam jiwanya
Namun bila dia masih mengunci rapat-rapat pintu hatinya
Maka bakarlah cintamu
Supaya sang dewi pujaanmu
Tersentuh oleh kobaran api asmaramu

Hunuskan cintamu
Jangan pernah kau sarungkan cintamu
Karena bila kau sarungkan
Berarti engkau telah ingkar membela cinta sucimu
Penuhi hasrat panggilan cintamu
Biar menyeberangi samudra darah
Biar mengarungi hujan air mata
Terus hunuskan cintamu dijantungnya
Supaya dia tahu seberapa besar perjuangan cintamu
Untuk sang dewi kecantikan tercinta
Walau pada akhirnya
Engkau tetap tak mampu mambuka pintu hatinya
Namun dalam jiwa kecilnya
Dia akan mengabadikanmu selama-lamanya
Dalam genggaman jiwa sang dewi pujaanmu
Hingga sampai sang dewi menutup mata pada akhirnya
Semua tersurat dalam sabda-sabda cinta

Sabda Cinta


By: Khoirul Taqwim

Langit bergemuruh syahdu
Saat sabda cinta berkumandang disemesta raya
Menggugah seluruh pancaran jiwa
Saat sabda cinta dibaca melalui celah-celah kalbu raga
Seluruh hati gemetar rasa
Terasa terbang melayang diawan-awan nan jauh tak terkira
Bersama merpati-merpati tinggi membumbung diatas lautan samudra
Menari dibalik mendung yang menggumpal hitam
Sungguh indah sabda cinta
Saat membisikkan kata-kata cinta direlung hati rindu asmara

Sabda cinta
Cerita perjuangan suci bermandikan bunga-bunga mekar
Menghias diseluruh sanubari terdalam
Memberikan cahaya semangat
Saat mengejar sebuah harapan atas nama cinta
Semua terlukis dicelah-celah jantung sanubari
Saat insan manusia dilanda asmara cinta
Sejuta perasaan menjadi satu nafas kehidupan
Saat gubahan sabda cinta berkumandang disemesta alam

Sabda cinta
Sebuah kisah asmara cinta
Penuh sabda perjuangan suci
Suka duka memberi warna sabda cinta
Bahkan antara darah dan air mata
Telah menjadi satu jalan asmara jiwa
Saat gubahan cinta dibaca ditengah-tengah gubuk kehidupan
Sungguh sabda cinta telah merasuk tuk menjadi bisikan hati
Para pemuja atas nama penguasa cinta
Hingga kian hari semakin kuat terasa dalam detakan asmara jiwa

Saat sabda cinta berkumandang
Seantera semesta alam diam sejenak
Karena sabda cinta memberi warna baru jiwa
Bersama kelembutan kalbu disertai keindahan semesta alam
Sungguh menyentuh disepanjang jalan nafas kehidupan
Terasa penuh dengan kesyahduhan alam
Terpancar disetiap detakan rasa jiwa
Hingga kian hari mulai mendekat rasa kalbu
Penuh dengan keindahan asmara rasa

Saat sabda cinta dibaca
Seluruh jagad raya berhenti sejenak
Menyambut disetiap ketukan cahaya jiwa
Saat sabda cinta terdengar kembali
Seluruh nafas kehidupan berhenti sejenak
Menghayati kata-perkata dalam bait-bait sabda cinta
Karena sabda cinta telah berkumandang dijantung sanubari terdalam
Sungguh seluruh nafas jiwa
Merasakan keindahan senandung sabda cinta
Penuh dengan air mata kebahagiaan
Semua terlukis didasar samudra asmara jiwa
Hingga masuk dicelah-celah kalbu
Bahagia rasa tersirat dalam pancaran sabda cinta

Kesatria Cinta


By: Khoirul Taqwim

Kejujuran saat mengungkapkan rasa cinta
Modal awal dari sebuah perjalanan asmara jiwa
Begitu juga keberanian dalam menyatakan cinta
Termasuk modal utama saat ingin mereguk sebuah kata cinta
Maka dari itu semua
Kejujuran dan keberanian merupakan satu jalan nafas cinta
Sebagai jalan ketulusan jiwa dalam mengeja sebuah rasa
Tuk menggapai cinta keikhlasan dalam jiwa raga
Semua tercermin dalam satu nafas kesatria cinta

Malam ini
Rembulan masih menampakkan cahaya terang
Begitu juga bintang-bintang masih gemerlapan diangkasa raya
Sementara deburan ombak samudra
Masih bergelombang pasang disepanjang jalan kehidupan
Sedangkan rasa sayang kesatria cinta pada primadona kecantikan
Sudah menjalar disekujur nadi kehidupan
Semua terlukis dalam naungan kasih sayang
Bersama sayap-sayap Bidadari cinta dimalam ini

Kesatria cinta
Kelembutan jiwa masih menyelimuti diseluruh pancaran wajahnya
Begitu anggun gerak lekukan tubuhnya
Hingga buat detakan jantung ini
Berdetak kencang sepanjang nafas mengingat keelokannya

Kesatria cinta
Terlihat tenang saat mengungkapkan sebuah makna cinta
Karena kesatria cinta tak ingin mengumbar kata-kata kedustaan cinta
Namun kesatria cinta
Ingin jiwa dan raganya
Cukup buat satu primadona gadis pujaannya
Bukan buat semua gadis yang dikenalnya

Kesatria cinta
Kejujuran dan keikhlasan saat menyatakan cinta
Menjadi modal utama dalam jiwanya
Karena cinta tanpa kejujuran dan keikhlasan
Berarti sama dengan cinta kepalsuan
Maka dari itu semua
Kesatria cinta ingin menyatakan rasa cinta
Lewat hati sucinya
Bersama kejujuran dan keikhlasan
Semua terlukis dalam sabda-sabda cinta

Kesedihan Cinta


By: Khoirul Taqwim

Saat kesedihan cinta tiba
Engkau bah dihantam petir menggelegar
Seolah-olah semesta alam menjadi sempit
Bahkan seluruh naluri akalmu
Sudah tidak mampu berjalan dengan sehat
Hingga yang ada duka lara terasa didasar jiwa
Sungguh kesedihan cinta
Telah mengantar engkau dalam nestapa duka sengsara

Saat hujan rinai rintik-rintik dipagi hari
Masih menyelimuti semesta alam
Begitu juga hujan air matamu
Dari malam hingga pagi ini
Masih menggenang dipipimu
Semua dikarenakan kesedihan cinta tanpa ujung
Hingga masuk kejantung jiwamu

Saat kesedihan cinta tiba
Itu hal manusiawi
Namun kalau kesedihan cinta
Terus berlarut-larut tanpa titik pemberhentian
Berarti itu sama dengan terjerumus dalam lubang kebodohan
Maka dari itu
Kesedihan cinta harus sewajarnya
Jangan sampai melampaui batas nurani kemanusiaan
Karena jika itu terjadi
Berarti kesedihan cinta telah merasuk sukma terdalam
Sampai menjadi racun dan membakar dirimu sendiri
Hingga sampai engkau menutup mata selama-lamanya

Saat hujan rinai rintik-rintik
Masih mengguyur dipagi hari ini
Begitu juga hujan air matamu
Masih membanjiri dipipimu
Namun jangan sampai kesedihan cintamu berlarut-larut
Hingga engkau tak sadarkan diri
Apalagi sampai membawamu dalam lembah kebodohan
Maka dari itu
Hiraukan saja kesedihan cintamu
Karena kesedihan hanyalah sementara
Dan percayalah suatu saat nanti
Kesedihan cinta akan membawamu
Menuju kebahagiaan yang tiada tara
Bersama suka cita dalam detakan didasar jiwa
Semua tersurat dalam sabda-sabda cinta