CIA di duga Mengintai Jejaring Sosial Kiber Indonesia




Kemajuan kiber sudah mulai di rasakan dari hari kehari. Bahkan CIA di duga mengintai perkembangan jejaring sosial kiber. Mengingat kiber tempat pertemuan beragam pola pikir manusia dalam mengeluarkan sebuah pendapat, sehingga CIA mengintai dengan masuk sebagai member di jejaring sosial kiber.

CIA masuk di jejaring sosial kiber sebagai salah satu cara intelejen melihat kondisi jejaring sosial Indonesia, agar tahu seberapa informasi yang di hasilkan dari jejaring sosial kiber Indonesia. Kebenaran CIA mengintai jejaring sosial kiber masih dalam batas dugaan, sehingga belum bisa memastikan kebenaran berita tersebut, tetapi paling tidak informasi ini dapat dijadikan referensi jejaring sosial kiber.

Lalu yang menjadi pertanyaan, kenapa kiber di awasi CIA? Nah! ini masih belum bisa di duga motif CIA mengintai jejaring sosial kiber, tetapi paling tidak kiber menduga ada CIA mengintai keberadaan situs jejaring sosial kiber, walau belum tahu persis motif CIA mengintai jejaring sosial kiber Indonesia saat ini. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)................

Mengikis Ketakutan Segelintir Masyarakat Terhadap Negara Islam di Indonesia



Sebagian masyarakat Indonesia sangat ketakutan, apabila mendengar gagasan sebuah negara Islam. Karena menganggap bahwa Islam itu ajaran keras dan tidak layak mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan ada yang menganggap Islam adalah agama yang harus di pisahkan antara negara dengan Islam.

Sebenarnya, pemahaman seperti di atas itu Syah-syah saja di era demokrasi yang cenderung mengarah ala budaya barat, tetapi jangan terlalu berlebihan dengan dogma pemahaman seperti itu. Karena nanti akan terjadi ekstrimisme kebangsaan yang mengarah kerusakan pemahaman secara universal. Bahkan nanti malah menghasilkan sebuah pembenaran sepihak tanpa melihat kebenaran yang lain.

Kepercayaan sebagian masyarakat Islam mengenai agama dengan negara harus sejalan. Karena menganggap agama tanpa negara kurang menjiwai dalam ranah kehidupan, begitupun juga negara tanpa agama kurang tegas dalam menyikapi polemik kenegaraan. Berangkat dari situlah kita dapat mengambil pemahaman sebagian masyarakat yang percaya, bahwa agama dan negara harus sejalan dengan kehidupan masyarakat di Indonesia.

Lalu kenapa sebagian masyarakat ada yang takut dengan negara Islam? tentu tidak boleh menyalahkan ketakutan masyarakat terhadap negara Islam. Mengingat masyarakat dengan pola pikir demikian sudah terkena dari korban sejarah yang di pelintir para penguasa, sehingga mereka menganggap bahwa Islam harus di pisahkan dengan negara. Pemahaman yang demikian boleh saja di era kebebasan berpendapat, asal tepa selira di junjung tinggi dalam menyampaikan sebuah gagasan.

Lalu apa salah kalau ada pola pikir masyarakat Islam, bahwa negara harus sejalan dengan Islam? pola pikir seperti itu juga tidak salah. Mengingat masyarakat dengan pola pikir demikian, tentu menginginkan sebuah bangunan negara dengan Islam sejalan dalam kehidupan masyarakat di indonesia.

Pertanyaan terakhir, bagaimana menghilangkan ketakutan segelintir masyarakat terhadap negara Islam di Indonesia? tentu tidak lain dan tidak bukan menggali kembali khasanah Islam yang telah lama terpendam di belahan bumi dan juga di kawasan nusantara Indonesia, agar menemukan kebangkitan Islam sejati, seperti zaman di era Shalahuddin Al-Ayyubi dan juga Wali Songo. Karena tokoh besar inilah yang telah membawa sebuah keberhasilan negara Islam di belahan bumi dan di kawasan nusantara Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
....

Tetapkan SBY Sebagai Maha Raja Indonesia



Melihat bangsa Indonesia sejak dahulu kala sebagai bangsa yang berbentuk kerajaan, maka wajar bangsa Indonesia saat ini terseok-seok dalam membangun sebuah bangsa yang kuat dan di segani di kawasan asia tenggara, tidak seperti di zaman keemasan bangsa Sriwijaya dan Maja Pahit yang di segani dan di hormati di kawasan asia tenggara, tetapi kedua bangsa besar ini menggunakan sistem pemerintahan yang berbentuk kerajaan.

Bangsa Indonesia dengan sistem demokrasi telah gagal menjalankan roda pemerintahan yang sehat. Karena ada anggapan bahwa demokrasi tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia, sehingga sistem demokrasi telah di salah gunakan dengan bentuk penyimpangan di Indonesia.

Lalu timbul sebuah pertanyaan, kenapa Indonesia dengan sistem demokrasi gagal menciptakan kesejahteraan di Indonesia? ternyata sistem demokrasi tidak sesuai dengan wajah budaya masyarakat Indonesia, apabila kita melihat dari zaman sejarah besar pertumbuhan sebuah bangsa yang ada di nusantara Indonesia, sehingga wajar karakter masyarakat Indonesia tidak sesuai dengan negara yang berbentuk sistem demokrasi.

Bahkan ironis demokrasi terkadang terasa di paksakan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Karena demokrasi begitu mahal harga dari sebuah proses menuju demokrasi, tetapi ternyata hasil demokrasi tidak sesuai dengan harapan masyarakat secara luas. Sehingga mengakibatkan bangsa Indonesia dalam kondisi tidak stabil dengan menganut sistem demokrasi saat ini. Bahkan malah terjadi saling menjatuhkan satu sama lain secara tidak sehat.

Kenapa Indonesia dengan sistem demokrasi malah cenderung sebagai bangsa yang tidak sehat? coba kembali kepada sejarah Soekarno, Soeharto, dan President selanjutnya, ternyata para pemimpin besar bangsa Indonesia dalam kepemimpinan beliau yang berbentuk demokrasi telah mengalami masa berakhir dengan tragis. Bahkan menimbulkan pergolakan politik yang tidak sehat. karena saling menjatuhkan satu sama lain atas nama sebuah proses demokrasi.

Lalu kalau bangsa Indonesia berpindah dari sistem demokrasi menjadi monarki. Siapa yang layak menjadi maha raja di Indonesia? tentu tidak lain dan tidak bukan SBY saat ini yang pantas sebagai maha raja di Indonesia, walau tidak menutup kemungkinan ada usulan selain SBY. Mengingat bangsa Indonesia begitu luas dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta,

Lalu apakah anda setuju SBY di tetapkan sebagai maha raja di Indonesia? Semua saya kembalikan kepada para pembaca dalam menanggapi SBY sebagai maha raja Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)................