Sungguh Tragis "Pertandingan Sepak Bola di Lapangan Hijau Berubah Menuju Meja Hijau".


Sejak terjadi sebuah tontonan gratis IPL VS ISL di Indonesia, ternyata mengakibatkan dampak pertarungan yang semakin seru dalam dunia olah raga sepak bola, tetapi yang seru tidak hanya di lapangan hijau. Namun lebih jauh dari itu. Bahwa pertarungan ternyata menuju meja hijau, tentu tidak lain dan tidak bukan memperebutkan siapa yang layak sebagai pengelola sepak bola di Indonesia?..........

Sebenarnya, ISL sudah punya pengalaman sejarah panjang dalam mengelola sepak bola di Indonesia. Namun sayang ISL di anggap gagal sebagai liga yang sehat di Indonesia. Sehingga muncul IPL sebagai liga penyegar dahaga yang telah lama di tunggu para pecinta sepak bola. Dengan keberadaan IPL mengakibatkan sebuah pertarungan lembaga pengelola sepak bola semakin seru. Bahkan lapangan hijau dapat di katakan kalah seru dengan pertarungan para elite pengelola sepak bola Indonesia yang kita kenal dengan istilah PSSI.

Nah! IPL VS ISL telah dijadikan sebuah alat pertarungan antar pro pemimpin baru melawan pro pemimpin lama dalam wadah PSSI. Sehingga wajar kalau lapangan hijau sudah mulai tergeser dengan pertarungan meja hijau. Inilah yang mengakibatkan pertarungan semakin seru dan panas dalam dunia sepak bola Indonesia.

Keberadaan Sepak bola merupakan salah satu pertandingan yang menggunakan lapangan hijau sebagai tempat pertandingan, tetapi ternyata sejak muncul IPL dan ISL telah terjadi sebuah perpindahan pertarungan yang tidak hanya sekedar di lapangan hijau. Namun telah berubah menuju meja hijau yang semakin memanas. Nah! sehingga mengakibatkan kekacauan bola di Indonesia sampai saat ini belum terselesaikan.

Kemelut sepak bola secara nalar seharusnya ada di lapangan hijau, tetapi ternyata malah mengarah menuju meja hijau, tentu dapat merugikan kompetisi sepak bola yang ada di Indonesia. Ambisi kekuasaan inilah yang menjadikan para pengelola IPL maupun ISL tidak mau mengalah dalam pertarungan memperebutkan otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia.

Dengan melihat kejadian IPL VS ISL telah menghasilkan sebuah jawaban, bahwa ternyata pertandingan liga sepak bola Indonesia masih kalah seru di bandingkan sebuah pertarungan para pengelola IPL VS ISL. Sehingga sepak bola Indonesia tidak sekedar bertarung di lapangan hijau, tetapi sudah berubah bertarung di meja hijau. Inilah peristiwa yang sangat tragis dalam dunia sepak bola Indonesia saat ini. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)................

Inilah Alasan PSSI Memilih IPL di Banding ISL


PSSI merupakan lembaga tertinggi sepak bola di Indonesia. Sehingga wajar kalau PSSI harus tegas dalam mengambil sikap di saat menghadapi dua kompetisi yang berbeda. Mengingat dalam sebuah negara harus ada satu kompetisi resmi yang legal dan syah secara hukum. Maka PSSI harus tegas dalam memilih antara IPL dan ISL sebagai penyelenggara legal liga Indonesia.

Melhat sejarah ISL dengan sejumlah polemik liga yang di anggap kacau balau di saat dalam genggaman kepemimpinan Nurdin Halid. Maka muncullah IPL sebagai penyegar liga di Indonesia, sehingga Indonesia punya dua liga IPL dan ISL. Nah! kedua liga inilah cikal bakal pertarungan petinggi PSSI. Hingga sampai hari ini polemik kedua liga ini belum berakhir. Bahkan konon malah lebih memuncak antara IPL dan ISL dalam pertarungan politik sepak bola Indonesia.

Keberadaan kondisi dua liga di Indonesia saat ini, tentu dapat mengakibatkan sepak bola Indonesia mendapatkan sangsi berat dari VIVA atas terjadinya dualisme liga. Nah! dari sinilah PSSI memutuskan secara cermat dan mengambil sebuah kebijakan secara cerdas. Bahwa IPL merupakan liga yang legal, sedangkan ISL di anggap liga ilegal di Indonesia.

Peristiwa ISL di anggap sebagai liga ilegal membuat kebakaran jenggot para pengurus PSSI lama (status quo), sedangkan yang pro perubahan mendukung penuh IPL sebagai sepak bola resmi dan di akui di tingkat nasional maupun Internasional sebagai pengelola liga sepak bola Indonesia.

Nah! alasan PSSI menganggap IPL sebagai liga legal. Karena IPL masih bersih di banding ISL yang lebih mengarah tangan panjang Nurdin Halid. Inilah yang menjadi alasan terbesar PSSI memilih IPL di banding ISL sebagai lembaga penyelenggara resmi liga sepak bola Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)................

Silahkan Pilih "Kiber Atau facebook Sebagai Jejaring Sosial Orang Indonesia"

Bangsa Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa merupakan kekuatan maha dahsyat, apabila mampu dikelola dengan baik di segala arah kehidupan, tetapi di saat salah kelola tentu akan membahayakan seluruh kehidupan dunia. Inilah salah satu kekuatan bangsa Indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat besar.

Bahkan bangsa Indonesia tidak hanya sekedar dengan jumlah penduduk yang begitu besar. Namun bangsa Indonesia lebih jauh dari itu. Bahwa bangsa Indonesia sebagai salah satu tempat dengan sebutan alam gemah ripah loh jinawi. Sehingga bangsa Indonesia memiliki kekuatan alam dengan segudang kekayaan flora dan fauna yang beragam. Dan banyak orang mengatakan bangsa Indonesia adalah surga dunia yang penuh dengan keindahan dan kenyamanan.

Nah! dari uraian di atas berarti bangsa Indonesia punya kekuatan yang maha dahsyat dalam merubah setiap jalan kehidupan dunia saat ini. Mengingat bangsa Indonesia punya kekuatan alam dan penduduk yang begitu besar, apabila semua itu di kelola dengan baik dan cerdas.

Lepas dari argumen di atas. Bahwa bangsa Indonesia saat ini telah menjadi kekuatan global dalam pencapaian di segala aspek kehidupan. Sehingga jangan heran dengan kekuatan bangsa Indonesia saat ini, apabila bangsa Indonesia mempunyai peran yang sangat urgen sebagai kekuatan terbesar jejaring sosial. Mengingat alam dan jumlah penduduk bangsa Indonesia yang begitu besar di dunia.

Bangsa Indonesia juga dikenal di manca negara sebagai salah satu negara berkembang di asia tenggara. Bahkan pengguna Facebook di Indonesia merupakan nomor tiga sedunia, serta dapat menghubungkan 40 juta pengguna dalam bentangan alam nusantara yang lebih dari 17 ribu pulau. Nah! inilah salah satu maha dahsyat facebook sebagai salah satu jejaring sosial unggulan di Indonesia.

Sedangkan kiber dengan alamat www.kitaberbagi.com masih dalam tahap merangkak, bahkan masih jauh dari kesempurnaan. Sehingga apabila di bandingkan facebook secara rasio tentu masih terlalu jauh, tetapi paling tidak kiber saat ini sudah mulai meletakkan kaki sebagai jejaring sosial orang Indonesia. Inilah yang menjadi pemicu semangat jejaring sosial kiber dalam membangun salah satu jejaring sosial orang Indonesia.

Mesir Berdarah, IPL Maupun ISL Terus Menggila



Mesir konon kota yang paling menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sejak zaman alam masih rimba belantara. Bahkan bangsa Mesir sudah membangun sebuah peradaban besar yang menakjubkan mata dunia memandang. Lebih jauh dari itu seorang guru besar Ibn Khaldun juga menggambarkan Mesir adalah firdaus Dunia. Namun seiring perjalanan zaman bangsa Mesir mulai terperosok kelembah jurang kemanusiaan. Bahkan suhu politis di Mesir semakin memanas dengan menampilkan pertarungan para elite melalui segudang kepentingan terselubung.

Nah! kita di ajak sejenak melihat tontonan berdarah liga Mesir dalam ajang pertandingan sepak bola antara Al-Masry melawan Al-Ahly. ternyata pertandingan klub besar ini menyisakan tragedi berdarah yang merenggut hampir seratus orang dan ribuan korban terluka. Sehingga membawa duka bagi segenap pecinta sepak bola dunia atas tragedi Mesir berdarah. Sungguh ini peristiwa yang sangat mengharukan sepanjang sejarah kompetisi sepak bola dunia.

Sepak bola adalah tontonan yang paling menarik dan bergengsi, tetapi kalau membawa tragedi berdarah sangat bertentangan dalam menjunjung tinggi sportifitas olah raga. Sehingga kedepan tragedi berdarah sepak bola di dunia jangan sampai lagi terulang lagi, seperti tragedi Mesir dalam dunia sepak bola.

Nah! tragedi Mesir inilah pelajaran yang paling berharga bagi para penyelenggara kompetisi sepak bola di dunia, agar terus memberikan kenyamanan bagi para penonton dan para pemain, agar tidak terjadi tragedi Mesir jilid dua, tentu semua di butuhkan tanggung jawab bersama dalam melakukan kompetisi sepak bola yang sehat dan jauh dari nilai negatif.

Mesir berdarah di ujung maut merupakan contoh sebuah tragedi kemanusiaan yang membawa dunia olah raga menuju jurang lembah hitam. Sehingga kedepan olah raga sepak bola di tingkat lokal maupun Internasional harus ditata lebih baik lagi.

Sedangkan IPL maupun ISL sampai saat ini masih terus menggila dengan memperebutkan sebagai otoritas tertinggi sepak bola yang layak di Indonesia. Sehingga antar pengurus IPL maupun ISL saling menuding dan merasa yang paling benar. Bahwa mereka berada di garis bendera sepak bola Indonesia yang berdasarkan aturan sepak bola Internasional. Lepas dari pertarungan IPL dan ISL dalam dunia sepak bola Nasional, tetapi yang pasti dalam dunia sepak bola jangan sampai terulang tragedi Mesir jilid dua. Inilah yang harus menjadi perhatian para petinggi ISL dan IPL saat ini. Dan Allah maha penguasa segala sesuatu, pengatur segala ciptaan. Tiada Tuhan selain Dia.
.
Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.......

Maha Tragedi Sepak Bola Mesir

Mendung awan hitam menyelimuti bumi Mesir dalam ajang pertandingan sepakbola yang membawa maha bencana besar. Bahkan di kabarkan menewaskan hampir mencapai seratus orang dan di tambah ribuan Luka-luka usai duel liga Mesir Al-Masry melawan Al-Ahly. Peristiwa tragedi berdarah itu segera menyisakan sebuah pertanyaan besar. Mengapa sampai terjadi korban hilang nyawa yang begitu besar? Kemana pihak keamanan saat terjadi kerusuhan? Dua pertanyaan besar itu menghinggapi seluruh alam dunia sepak bola yang di gandrungi sejagat kepala manusia dalam kawasan alam raya.

Kejadian sepak bola yang menghilangkan nyawa di Mesir merupakan salah satu bukti. Bahwa sepak bola selain mampu menghibur para pecinta olah raga, tetapi ternyata juga dapat membawa sebuah maha tragedi kemanusiaan yang menyisakan sesak nafas bagi para pecinta perdamaian. Lalu apakah masih layak sepak bola ada di muka bumi saat ini? lepas dari layak atau tidak layak, kalau sebuah kompetisi sepak bola dapat menjunjung tinggi sebuah bentuk sportifitias olah raga yang sehat, tentu akan membawa dampak positif bagi semua pihak, tetapi kalau kompetisi sepak bola sudah tidak sehat. Baik dari pemain, penonton, penyelenggara dan semua pihak, maka sudah di pastikan akan terjadi sepak bola yang kacau dan sangat membahayakan.

Tragedi sepak bola di Mesir merupakan cambuk bagi para penyelenggara kompetisi sepak bola di negara manapun berada, agar tragedi jilid dua Mesir tidak terulang lagi di seluruh dunia saat ini, sehingga perlu di adakan kompetisi yang sehat dan mengarah menuju persahabatan, tetapi bukan malah menjadi bumerang di Tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Keamanan di segala kompetisi cabang olah raga sangat di butuhkan, dan sepak bola khususnya sangat penting di jaga dengan baik, agar tidak terjadi pertandingan yang tidak sehat dan mengarah korban jiwa yang lebih parah lagi, seperti kejadian di Mesir yang terjadi saat ini.

Keberadaan maha tragedi sepak bola mesir dapat di jadikan pembelajaran sepak bola dunia, terutama buat kompetisi sepak bola dalam negeri, agar para penyelenggara liga sepak bola di Indonesia dapat terus memperhatikan keamanan dan ketertiban, sehingga dapat terhindar dari sebuah maha tragedi sepak bola yang merenggut nyawa dan Luka-luka dalam kompetisi dunia sepak bola di nusantara Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
......