Pagi nan Indah


By: Khoirul Taqwim

Semerbak pagi hari
Bersama embun pagi
Sejukkan jiwa kaku
Menjadi jiwa penuh aura keindahan
Menyelimuti seluruh benak kalbu
Dalam dekapan kelembutan dipagi hari

Desir pagi hari
Alam nan indah dipenuhi warna ketakjuban
Hingga buat jiwa terasa dalam suasana kenikmatan
Sungguh hati penuh suka cita
Dalam dekapan pagi hari nan ceria
Bersenandung dalam aura keelokan jiwa

Ceria pagi hari
Terasa dalam dekapan jiwa
Membuat suasana rasa penuh gairah hidup
Karena pagi hari telah membawa rasa
Penuh kebahagiaan tiada tara kenyamanan disetiap jengkal jiwa terasa

Pagi nan indah
Suasana kemerduan alam
Menambah suasana suka cita dalam jiwa
Hingga membuat diri terlena
Akan keindahan alam dipagi hari
Lembut terasa dalam benak kalbu yang terdalam
Pancarkan rasa keanggunan dipagi nan indah terasa

Malam Berbintang


By: Khoirul Taqwim

Malam berbintang
Penuh warna-warni keindahan
Sayup-sayup angin malam terdengar
Semakin menambah suasana alam kesyahduhan
Bersama sinar rembulan terang benderang diawan-awan

Keindahan malam
Bersama cahaya bintang yang penuh gelora alam
Membawa jiwa penuh kebahagiaan tak tertahan rasa
Karena malam berbintang dihari ini
Menambah pesona alam menakjubkan seluruh jiwa

Malam berbintang
Penuh panorama menakjubkan
Membawa suasana alam penuh nyanyian kemerduan
Hingga seluruh jiwa larut dalam kebersamaan
Bersama alam berbintang kesyahduhan

Panorama malam berbintang
Suguhkan ketenangan jiwa merasuk sukma
Hingga bawa alam berdendang
Sahut menyahut antar satu sama lain
Ketakjuban atas keindahan alam penuh cahaya bintang
Dari ujung barat sampai ujung timur
Malam berbintang penuhi alam raya


Wanita Bercadar


By: Khoirul Taqwim

Kutulis sajakku
Bersama gerimis malam menjemput kegelapan
Hingga jari-jemariku terasa ada yang menuntun
Untuk menulis tentang wanita bercadar
Dia wanita cantik berbudi luhur
Mengoyak jiwa lelaki memandang dengan penuh kekaguman
Karena dia wanita sholikah berbalut ketaatan dalam beragama

Wanita bercadar
Rasa kagumku menggugah sajak-sajakku
Untuk menulis tentangmu
Atas kelembutan jiwamu
Kepasarahanmu pada Ilahi
Menunjukkan jiwamu penuh dengan keindahan ketaqwaan

Duhai wanita iman
Raut wajahmu tertutup cadarmu
Namun dikau masih terlihat indah
Bersama balutan keimanan yang mengarungi langkah jiwamu
Hingga sampailah waktu aku menulis tentangmu
Bersama sajak-sajakku

Wanita bercadar
Aku mengagumi akhlakmu
Bumi sebagai saksi kepribadian luhurmu
Langit sebagai saksi keelokan budimu
Aku menulismu kukenang dikau dalam sajak-sajakku

Duhai wanita bercadar
Ketegaran jiwamu bukti baktimu pada Ilahi
Hingga sampailah waktu
Aku merindukan keteladananmu
Bersama balutan keindahan imanmu
Dalam naungan sang maha pemilik alam

Ingin Kutulis Lagi


By: Khoirul Taqwim

Saat mengingatmu
Seluruh jiwaku gemetar terasa
Hingga jantung semakin tak beraturan dalam detakan yang tak terlihat
Namun terasa kuat masuk lewat celah-celah jiwaku
Karena ada hati lain yang mencoba mengganggu seluruh syaraf nadi-nadiku

Saat mengingatmu
Ingin kutulis lagi tentang kisah yang pernah terlewati
Air mata kesedihan mengiringi perjalanan langkah kita
Begitu juga air mata kebahagiaan juga ikut mengiringi kisah kita
Hingga sampailah waktu memisahkan kita
Sampai tak tersisa waktu sedikitpun
Untuk bercanda dalam naungan kisah tentang cerita kita

Kutulis saat itu tentangmu
Saat berjumpa denganmu
Hingga saat perpisahan yang tak pernah mempertemukan kita lagi
Semua tinggal kenangan bersama tulisan-tulisanku diwaktu dahulu kala
Namun saat aku mengingatmu
Aku ingin menulis lagi tentangmu
Saat sedih maupun bahagia dalam menapaki perjalanan diwaktu dahulu kala

Cerita masa lalu
Bagai misteri yang tak lahir
Namun keberadaan masa lalu
Suatu kenyataan yang tak terbantahkan
Karena masa lalu bagian masa kini maupun masa yang akan datang

Misteri Waspa


Dening: Khoirul Taqwim

Kala enjing miwiti tiba
dalem rawuh ngampil kalbu kagem panjenengan
dipunpanjenengan kaliyan pasuryan ayu jelita
Bak Bidadari mandhap saking tawang
mekaten sae rupa panjenengan kala punika
ngasta kalbuku tersentuh raos
ngantos dalem mlebet lebet lamunan asmara raga

Kala punika
panjenengan memoni adalem kaliyan remen cita
sayangipun sakala lajeng
adalem mriksa waspa panjenengan mengalir deras saking pangarasan panjenengan
nelesi sekitar kerudung endah panjenengan
dalem namung saged pitaken lebet penggalih
wonten punapa dipunwalik waspa derasmu?
punapa punika pertanda panjenengan dhawah penggalih wonten adalem?
utawi nglintu sawalikipun, panjenengan membenciku?

Misteri waspa panjenengan
ngasta dalem larut lebet setunggal pitakenan
saking dinten nggantos dinten
saking wulan nggantos wulan
Bahkan saking taun nggantos taun
dalem pitaken tentang linangan waspa panjenengan
kala nelesi pangarasan panjenengan kala punika
ngantos ngantos dalem kampil lebet sumpena-sumpena adalem

Duhai kenyo endah
waspa panjenengan dados misteri lebet sugeng adalem
ngantos rasioku kendel tindak
kala ngenget wanci punika
amargi waspa panjenengan dados segudang pitakenan lebet sugeng adalem
saking rumiyin ngantos detik menika