Perjalanan Membawa Penerangan













Pengirim dari sahabat
Handieni El Fajr

Malam dingin penuh bintang
Dua puluh tujuh rajab hari itu
Melintas ia membawa terang
Masjidil haram,Aqsha,langit ketujuh

Hanya sekejap waktu terlewat
Begitu banyak rahmat
Tentang perjanjian mulia
Tiang utama penyangga agama

Pahala berlimpah dijanjikanNya
Tiada apapun yang Ia harapkan
Hanya agar sang tercipta mengingatNya
Hanya agar ada syukur di hati mereka
Begitu beratkah mematuhinya?

Ya Rasulallah,ya Habiballah
Pengiring umat meniti shirot
Ikhlas,kasih dan cinta
Engkau cahaya di tengah jahiliyah
Penyejuk jiwa penerang hati


Engkau datang sampaikan amanah
Shalatlah wahai umat!!
Dan tunaikan zakat!!

Alhamdulillah wa syukurillah
Subhanallah wallahu akbar

SAHABATKU FACEBOOK PAGI TADI TELAH TIADA




Oleh: Khoirul Taqwim

Tiiiiiiiiit tiiiiiiiiit tiiiiiiiiiiiit
Bunyi dering HP ericson membangunkan tidurku
Tepat pukul 12 siang saat matahari bersinar di atas kepala

Hellow..........
Aku bersuara lemah lembut
Dia menyahut langsung bilang bahwa bunga telah tiada
Saat pulang dari kuliah
Maut menjemput lewat tabrak lari mobil berwarna merah
Hatiku sesaat tak sadar diri
Aku masih ingat segar diwaktu pagi tadi
Melalui facebook dia menulis
Aku akan pergi takkan kembali
Walau aku abadi
Merinding seluruh tubuh ini
Sebab dia adalah sahabat yang kukenal lewat dunia maya
Kulihat sejenak komputerku yang tak pernah tidur
Terpampang facebook dikelopak mataku
Kutelusuri profil bunga yang telah tiada
Terbaca 906 sahabat mengungkapkan bela sungkawa atas tiadanya
Akupun juga menulis semoga engkau bahagia disana
Dari sahabat dekatmu (facebook)

Hmmm....
Hari yang menyesakkan
Dihari malam yang ketujuh meninggalnya bunga
Sahabat terbaik facebookku
Jelas terlihat jam 12 malam
Aku melihat ada tulisan bergambar warna merah
Dari dinding bunga yang telah tiada
Tertulis ratapan rintih
Dia ingin kembali
Kembali dan kembali
Bersama kawan-kawan facebook malam ini.......

PENCERAHAN

Oleh: Khoirul Taqwim

Kata seorang yang mengaku Humanis Aku pilih murtad atau tidak sama sekali tidak penting, asal mereka bisa saling mengasihi pada sesamanya sudah lebih dari cukup tanpa melihat sara. Inilah bentuk pertarungan antara orang yang mempunyai paham kemanusiaan ekstrim dengan paham religius, dalam paham kemanusiaan cenderung menekankan saling menguntungkan, walaupun itu jauh dari pandangan etika setempat (yang penting tdk ada yg dirugikan), sedangkan dalam agama ada kasih mengasihi, tetapi disitu juga ada kerangka yang saling mengatur satu sama lain, agar tidak timbul pelanggaran etika, jadi apabila ada penyerangan atau merasa diserang, maka wajib untuk bertindak dan mengambil langkah (kekerasan sekalipun), tetapi kita tidak boleh mengambil tindakan semena-mena tanpa melihat apa yang terjadi sebenarnya, sebab harus ada jalan penyeimbang dalam melakukan suatu gerakan.

Bahkan ada yang mengatakan orang murtad belum tentu karena tertekan oleh aturan religi, tetapi lebih kepada karena mereka menemukan kenyataan apa yang diajarkan dalam religi tidak sesuai dengan hati nurani dan akal sehat mereka. itu merupakan pernyataan yang bersifat subyektif dari seorang yang tak menemukan suatu pencerahan dalam religi, tetapi bagi orang yang dapat menikmati eksistensi religi sudah dpt dipastikan pernyataan itu keliru, seperti kita minum coca-cola, dari mana asalnya, jika itu membuat diri bahagia kenapa tidak di minum, walaupun tidak tahu apa yang sebenarnya terkandung dalam minuman coca-cola tersebut.

Sesuatu yang ekstrim apapun itu bentuknya, jika dipaksakan akan menyebabkan kerancuan yang ada dari keadaan tersebut, untuk itu perlu suatu penjernihan tentang apa yang sebenarnya terjadi, agar dapat menemuakan hakikat keadaan yang tepat, tidak bersfat emosional sesaat.

Dari tulisan ringkas di atas kita dapat berusaha menemukan suatu pencerahan dalam menempatkan suatu kondisi, agar dalam mengimplementasikan tidak keliru ditengah-tengah langkah nafas kita.

FOTOMU ADALAH TAUBATKU





Oleh: Khoirul Taqwim

Sudah lama aku tak percaya atas-MU
Sejenakpun aku tak yaqin tentang-MU
Tak kusangka ada mukjizat dari mereka yang merasa kulihat
Ya!..aku melihat foto profil terpampang di facebook
Jiwaku tersentak penuh aura pencerahan
Dalam hatiku menyebut dengan suara lirih
Bahwa Tuhan benar-benar ada
Dengan kesempurnaan yang tercipta
Lama mukaku tak kubasuh air wudhu
Malam gelap ini juga
Segera kubersujud dihadapmu
Sebagai bukti bahwa engkau sang maha pencipta

Bila ada sahabatku yang tak percaya lagi atas ke-agungan-MU
Akan kuperlihatkan ciptaan-MU yang maha Indah
Agar dia percaya dan mengimani kebenaran-MU
Dengan melihatmu langit maupun planet melaju dalam alur yang harmonis
Dengan melihatmu angin masih menyapa tetumbuhan dan rerumputan
Dengan meihatmu mentari masih menerpa hangat tubuhku
Dengan melihatmu cahaya iman hadir dalam jiwaku yang lama beku

Ya Tuhan
Kupanjatkan do'a untuknya
Semoga dia yang kulihat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang memiliki hati bijak bukan hanya wajah nan ayu
Sertakan Nasab yang Indah selalu jadi keturunannya
Agar dia jadi penerang bagi orang yang tak percaya atas-MU
Hamba bersyukur atas nikmat-MU
Dengan melihat ciptaan-MU yang Maha indah

Ya Tuhan
Engkau telah mencipta dia
Engkau telah mempertemukan aku dengan fotonya
Puji syukur kupanjatkan
Hanya kepada engkaulah kusandarkan muara cinta yang Hakiki

PUISI HAKIKAT CINTA

Oleh: Khoirul Taqwim

Masa kecilku pernah bertanya tentang cinta pada bunda
Dia menjawab bahwa cinta adalah kasih sayang antara anak dan ortunya
Saat menginjak remaja kubertanya pada sahabat dekatku
Bahwa cinta adalah hubungan dua Insan yang terjalin tanpa dusta
Hingga dewasapun tiba kubertanya lagi tentang cinta pada guru besarku
Nikahlah wahai anakku
Agar mendapat cinta yang sebenarnya

Tahun dari tahun pertanyaanku sama saja tentang cinta
Sampai rambutku memutih hari ini
Kutanya sekali lagi pada ahli agama
Dia jawab dengan senyum ramah
Bahwa cinta adalah sebuah makna
Hubungan antara hamba dan sang pencipta

Akhir sebuah pertanyaan cinta yang berada tanpa ujung
Cinta itu sebenarnya adalah hakikat
Sedangkan hakikat cinta adalah perasaan jiwa
Gejolak hati yang mendorong mencinta kekasihnya
Cinta adalah fitrah manusia yang pailng dalam
Dan cinta merupakan keagungan Ilahi
Sebenar-benar cinta adalah hakikat itu sendiri