Mitos Perjodohan Sang Ratu Kidul Dengan Kakek Merapi




Mungkin kita tidak heran, apabila ada kejadian perjodohan sesama manusia. tetapi kalau ada perjodohan antar makhluk gaib, tentu kita di ajak menelusuri lebih dalam lagi mengenai kebenaran berita mistis tersebut, mengingat kedua makhluk ini sangat terkenal di tanah Jawa, karena yang punya hajat perjodohan salah satu penguasa alam gaib lautan dan daratan, bagaimana tidak?....ratu laut kidul terkenal sebagai penguasa lautan, sedangkan kakek merapi sebagai salah satu penguasa daratan.

Berita perjodohan ratu kidul dengan kakek merapi membuat geger sebagian masyarakat yang percaya keberadaan makhluk gaib tersebut, mengingat ini salah satu makhluk yang punya kekuatan magis luar biasa di atas rata-rata kekuatan makhluk gaib lain, sehingga apabila kedua makhluk ini Benar-benar terjadi perjodohan, berarti kekuasaan alam lauatan dengan daratan akan menyatu dalam sebuah rajutan singgasana perjodohan, maka dapat di artikan masyarakat gaib lautan dengan masyarakat gaib daratan akan menyatu padu menjadi satu keutuhan dalam membangun sebuah singgasana di daratan maupun alam lautan.

Kekhawatiran terbesar bagi masyarakat Jawa, apabila sebuah perjodohan ini tidak berjalan mulus, maka ketentraman akan sangat membahayakan singgasana alam gaib dan dapat berimbas menuju kerusakan alam nyata. Nah! inilah sebuah mitos besar mengenai perjodohan sang ratu kidul dengan kakek merapi.

Melihat fenomena perjodohan sang ratu kidul dengan kakek merapi, kita di ingatkan sejenak pada zaman dahulu kala ada seorang raja akan memperistri putri dari ratu kerajaan lain, tentu dengan harapan mampu menyatukan kedua kerajaan tersebut, tetapi di saat perjodohan mengalami kegagalan, maka sudah di tebak tumpah darah akan mewarnai dalam hajat perjodohan tersebut.

Sebagian masyarakat Jawa yang tahu mengenai kabar perjodohan sang ratu kidul dengan kakek merapi ada perasaan kekhawatiran, apabila perjodohan sang ratu kidul dengan kakek merapi mengalami kendala, maka sudah dapat di pastikan kekacauan akan berlangsung antar daratan dan lautan. Inilah sepenggal mitos mengenai hajat sang ratu kidul dengan kakek merapi dalam mengusahakan terjadi perjodohan antar kedua penguasa alam gaib tersebut.

Rumor kerusakan alam di saat perjodohan sang ratu kidul dengan kakek merapi mengalami kegagalan, dan inilah yang menjadi rumor kekhawatiran sebagian masyarakat Jawa, bagaimana tidak?....tentu akan terjadi kerusakan alam gaib dan yang akan menjadi kekhawatiran terbesar adalah kerusakan akan berimbas menuju kerusakan alam nyata. Inilah kekhawatiran sebagian masyarakat jawa mengenai problematika dalam perjodohan sang ratu kidul dengan kakek merapi.Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.




Malaysia Mewek Di Soraki Para Penonton Indonesia



Malaysia saat menjalani beberapa ajang pertandingan olah raga di Sea Game merasa di anak tirikan, karena saat bertanding sering di teriakin huuuu atau melalui berbagai bentuk intimidasi lain terhadap para atlet Malaysia, sehingga menimbulkan kekerdilan para atlet Malaysia saat berlaga dalam beberapa cabang pertandingan Sea Game di Jakarta maupun Palembang.

Kejadian yang paling membuat mewek Malaysia di saat pertandingan bulu tangkis dan sepak bola, bagaimana tidak?......banyak para penonton Indonesia menyoraki dalam bentuk intimidasi tubuh maupun suara miring yang tampak berlebihan, bahkan di saat lagu Malaysia di kumandangkan banyak para penonton yang tidak mau berdiri, bahkan ada yang lebih parah lagi dengan mengumpat para atlet Malaysia, sehingga menimbulkan sebagian atlet Malaysia semakin terpinggirkan di pentas olah raga Sea Game terbesar di asia tenggara saat ini.

Berangkat dari gemuruh sorak sorai dalam pertandingan Sea Game, sepatutnya kita menghargai perjuangan para atlet baik dari bangsa Indonesia maupun dari bangsa lain, agar kita dapat menjadi contoh sebagai bangsa yang mampu menghargai sportifitas dalam dunia olah raga, tetapi teriakan huuu atau bentuk miring lainnya dapat di jadikan peringatan buat para penonton Malaysia, agar jangan berulah lagi saat menjadi tuan rumah, seperti pada saat piala AFF di Kuala Lumpur, ternyata para penonton dari Malaysia telah menunjukkan sikap tidak sportif dengan melaser para pemain garuda saat berlaga.

Berangkat dari ulah para penonton Malaysia yang tidak sportif dalam piala AFF, sehingga Malaysia harus banyak belajar dari pengalaman tersebut, agar kedepan para penonton Malaysia mampu menunjukkan sportifitas dalam dunia olah raga, untuk itu apabila ada sedikit intimidasi saat berlaga di Indonesia. Itulah sebuah resiko dalam kompetisi olah raga yang paling panas di asia tenggara.

Mewek para atlet Malaysia menujukkan sikap yang mengundang sebuah misteri, agar kedepan para atlet Malaysia harus siap menghadapi segala resiko dalam dunia olah raga, bahkan sebentar lagi final piala sepak bola antara Garuda muda melawan Harimau Malaya akan segera bertanding dalam hitungan jam, sehingga para pemain Malaysia bersiaplah mewek kembali dengan serangan sorak sorai ratusan ribu penonton di SUGBK dan jutaan mata memandang menyoraki Malaysia dengan teriakan huuuuu atau bentuk ucapan miring lainnya. Itulah dunia olah raga yang penuh persahabatan, tetapi juga penuh intrik dan intimidasi dalam setiap gerak langkah para atlet di Sea Game yang berlangsung di Jakarta dan Palembang saat ini. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........

Sungguh Tragis, Daging Harimau Malaya di Makan Mentah-mentah Sang Garuda Muda



Sungguh tragis nasib Harimau Malaya yang sebentar lagi di terkam Garuda muda di SUGBK, tentu ini akan menjadi tonggak sejarah besar persepak-bolaan di kawasan asia tenggara, mengingat kedua tim ini punya historis yang sangat panjang dalam pertandingan persepak-bolaan yang penuh gengsi tinggi.

Pertarungan Garuda muda dengan Harimau malaya membuat jantung berdegup kencang bersama jutaan umat manusia di asia tenggara, mengingat inilah pertandingan yang punya gengsi besar dalam dunia olah raga, sehingga dengan sekuat tenaga sang garuda muda akan menerkam Harimau Malaya sampai tak bergutik di SUGBK.

Pertandingan Malaysia dengan Indonesia di ajang dunia olah raga sepak bola, tentu akan menjadi sebuah pertarungan yang sangat menarik bagi peminat persepak-bolaan di kawasan asia tenggara, sehingga pertandingan nanti akan di warnai pertarungan hidup mati dalam memenangkan puncak tertinggi di dunia olah raga sepak bola yang paling bergengsi. Inilah yang akan menjadi perhatian jutaan mata dalam pertandingan akbar di SUGBK yang sebentar lagi di adakan.

Malam adalah waktu yang tepat Garuda muda memakan Mentah-mentah daging Harimau Malaya, dan tentu malam akan menjadi saksi sejarah besar anak bangsa dalam memperjuangkan nilai terbaik bagi nusa dan bangsa Indonesia.

Pilihan yang tepat Garuda muda menerkam Harimau Malaya di SUGBK, karena sudah lama Garuda menunggu waktu yang tepat dalam menerkam setiap gerak-gerik dan langkah Harimau Malaya, dan akhirnya garuda mampu menerkam daging Harimau Malaya di SUGBK, semoga garuda punya nyali menghabisi Harimau Malaya secepat garuda terbang di angkasa. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.

.

Waspada, Barat Mulai Mengobok-ngobok Papua



Bangsa barat selalu mengobok-ngobok masalah intern bangsa Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua, sungguh ini permasalahan serius bagi keutuhan NKRI, apabila NKRI masih ingin tegak di bumi Sabang sampai Merauke, mengingat bangsa Indonesia pernah mengalami tragedi besar disintegrasi di bumi Timor Leste dari pangkuan bumi pertiwi, semua tak lepas dari campur tangan bangsa barat.

Belajar dari tragedi lepasnya Timor Leste kita di tuntut untuk terus waspada terhadap bangsa barat yang terus mengobok-ngobok bangsa Indonesia, dalih masalah HAM senjata ampuh yang selalu di jadikan alat menyerang keutuhan NKRI, sehingga kewaspadaan terhadap bangsa barat sangat di perlukan dalam memperkuat keutuhan di bumi pertiwi nusantara Indonesia.

Masalah Papua saat ini ada indikasi menjadikan babak kedua Timor Leste, mengingat Timor Leste sudah terlepas dari pangkuan bumi pertiwi berkat dari campur tangan bangsa barat, dan sekarang bumi Papua di jadikan babak kedua dalam upaya bangsa barat menjadikan disintegrasi di bumi Indonesia.

Bangsa barat yang perlu di waspadai adalah: Australia, Inggris, Belanda dan Amerika, empat negara Inilah yang selalu mengobok-ngobok masalah intern bangsa Indonesia saat ini, sehingga dengan dalih dan segala cara di halalkan, agar bangsa Indonesia mengalami disintegrasi bangsa secepat mungkin.

Bumi Papua adalah harga mati bagi NKRI, sehingga tidak boleh ada harga tawar, seperti keberadaan Timor Leste yang berhasil melepaskan diri dari bumi pertiwi berkat campur tangan bangsa barat yang mengobok-ngobok wilayah bangsa Indonesia. Inilah yang harus menjadi kewaspadaan segenap tumpah darah anak bangsa Indonesia

Keberadaan bumi Papua selalu menjadi sorotan bangsa barat dalam mengagendakan terpisahnya dari bumi pertiwi, agar kedepan bangsa Indonesia terjadi disintegrasi bangsa, itulah harapan bangsa barat yang tidak menyukai tegaknya bumi pertiwi, bahkan parlemen bangsa Belanda saat ini mulai gencar ingin kembali mencengkram keberadaan bangsa Indonesia lewat konfliks di bumi Papua, mengingat kekayaan alam bumi bangsa Indonesia yang sungguh menakjubkan mata dunia memandang, sehingga bangsa Belanda ingin kembali menguasai keakayaan alam Indonesia.

Waspada, itulah kunci yang tepat dalam menghadapi segala intervensi bangsa barat saat ini, agar bumi Papua tidak terulang lagi, seperti tragedi lepasnya Timor Leste dari pangkuan bumi pertiwi, sehingga tidak ada cara lain, kecuali dengan mewaspadai keberadaan bangsa barat dalam melakukan gerakan politis maupun praktis dengan tujuan membuat disintegrasi bangsa Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.

Inilah Penyebab 90 Persen Perceraian di Indonesia




Membangun rumah tangga tidaklah semudah yang di bayangkan para pemuda maupun pemudi, bagaimana tidak?.....membangun rumah tangga butuh ketulusan dan polesan yang mampu memberikan rasa nyaman terhadap pasangan hidup. Nah! kalau melihat perceraian dalam berumah tangga tak lepas dari persoalan yang mendasar dalam kehidupan pasangan suami maupun istri, sehingga jalan perceraian tidak dapat di hindarkan. Inilah yang menjadi perhatian para pemerhati mengenai masalah perceraian dalam hidup berumah tangga di Indonesia.

Manusia tak lepas ingin tahu sesuatu yang berbeda dari kebiasaan sehari-hari, sehingga perselingkuhan di lakukan oleh manusia yang ingin merasakan kenikmatan di luar pasangan halal, Nah! disinilah awal mula perceraian dalam berumah tangga yang semula sebatas hanya ingin merasakan perbedaan suasana, namun ternyata si suami atau si istri yang ingin merasakan kenikmatan di luar hubungan kebiasaan menimbulkan rasa ingin tahu dan merasakan yang lebih dalam lagi dari hubungan perselingkuhan, kalau ini tidak ketahuan pasangan suami maupun istri mungkin belum menjadi polemik dalam berumah tangga, tetapi di saat perselingkuhan ini di ketahui pasangan hidup, tentu akan berubah kondisi menuju susana tidak harmonis dalam berumah tangga, dan di prediksi sekitar 90 persen masalah perceraian di Indonesia di sebabkan masalah perselingkuhan.

Kondisi perselingkuhan merupakan suasana yang terkesan indah bagi mereka yang ingin merasakan dari kehidupan kebiasaan, tetapi fakta di lapangan ternyata perselingkuhan awal dari mala petaka dalam membangun sebuah rumah tangga, sehingga kata cerai sangat dekat dalam kehidupan si pasangan yang melakukan hubungan perselingkuhan

Indonesia merupakan bangsa besar dan berpenduduk begitu banyak, sehingga perceraian berumah tangga juga termasuk tertinggi di dunia, mengingat penduduk Indonesia yang begitu banyak, untuk itu membangun sebuah rumah tangga di butuhkan kepercayaan dan jangan main api kalau belum siap terbakar. Dalam artian, kalau melakukan perselingkuhan dalam berumah tangga dan belum siap menghadapi yang terburuk berupa perceraian, janganlah bermain dengan nama perselingkuhan, karena ini akan mengakibatkan kerusakan fatal dalam membangun sebuah rumah tangga di Indonesia.

Dari uraian di atas dapat di tarik kesimpulan, bahwa penyebab utama perceraian di Indonesia bukan dari permasalahan ekonomi atau permasalahan dalam bentuk yang lain, tetapi ternyata penyebab utama perceraian sebuah berumah tangga di Indonesia di sebabkan permasalahan perselingkuhan dalam berumah tangga, sehingga perselingkuhan dapat di katakan bencana besar dalam membangun rumah tangga di Indonesia.

Perselingkuhan dalam berumah tangga di Indonesia sulit sekali di obati, agar dapat terhindar dari kata sebuah perceraian, mengingat perselingkuhan sudah masalah hati dan kepercayaan, sehingga masalah perselingkuhan di Indonesia sekitar 90 persen penyebab utama terjadinya perceraian yang tidak dapat di hindarkan dalam membangun sebuah rumah tangga . Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.