Setia Cinta


By: Khoirul Taqwim

Padang pasir masih berdebu
Menyeruak bersama anai-anai bertebaran
Kala itu setia cinta
Sangat panting dalam proses menuju pelaminan
Karena setia cinta
Suatu bahasa yang sangat berharga
Bagi sepasang kekasih yang saling mengisi cinta

Padang pasir ditanah tandus
Kabut menyelimuti semesta alam
Kala itu sebuah setia cinta
Sangat berharga dalam perjalanan hidup
Karena dengan setia cinta terasa indah
Laksana padang pasir tersiram air hujan
Sejuk penuh keindahan rasa

Setia cinta
Menjadi barang mahal
Saat setia cinta diganti dengan dusta cinta
Sehingga setia cinta terasa mahal harganya
Karena penghianatan cinta
Telah terjadi dalam sebuah rasa jiwa
Hingga mengakibatkan sepasang cinta
Hilang kepercayaan ditelan kedustaan

Padang pasir tersiram air hujan
Indah terasa dalam rasa dijiwa
Sungguh padang pasir menjadi basah
Setelah tersiram air hujan yang penuh makna
Begitu juga rasa cinta
Menjadi bahagia rasa dijiwa
Saat setia cinta hadir
Dalam makna sebuah cinta yang terindah
Semua terurai dalam sabda-sabda cinta

Air Mata Kebahagiaan


By: Khoirul Taqwim

Deburan ombak dilautan
Saling bersahutan satu sama lain
Saat itu air mataku tumpah diwajah
Karena engkau telah menerima detakan jiwaku
Sungguh air mata yang jatuh dipipiku
Pertanda rasa kebahagiaan dalam jiwaku
Atas cintamu yang kau persembahkan untuk kalbuku

Ombak lautan menerjang batu karang
Bukit-bukit tinggi mengelilingi air bah lautan
Sungguh alam lautan begitu indah
Menawan didasar jantungku
Begitu pula jiwamu yang begitu indah
Hingga menawan kalbuku
Sampai air mata kebahagiaan
Tumpah ruah disekeliling wajahku

Air mata kebahagiaan
Penuh dengan suka cita
Terasa didasar kalbu
Hingga seluruh jiwaku
Merasa bahagia rasa
Akan keindahan sedetak jiwa
Saat sedetak jiwa engkau berikan untukku

Ombak lautan dipantai
Nampak indah terasa dikalbu
Sampai jiwaku larut
Akan keindahan ombak dipantai
Sungguh jiwaku bahagia rasa
Penuh dengan air mata kebahagiaan
Saat detakan belahan kalbuku
Engkau terima dibelahan dasar raga jiwamu

Senyum Dalam Luka


By: Khoirul Taqwim

Kesunyian malam
Terasa asing masuk didasar sanubariku
Karena bersama kesunyian malam
Aku terluka sebuah perasaan jiwa
Seakan-akan dunia membuat sesak nafas
Walau aku terluka
Kutetap berusaha semaksimal mungkin
Tuk tersenyum dengan indah

Senyum kecil dibibirku
Menyimpan luka yang kurasa
Sungguh luka hati ini
Terasa masuk disanubari yang paling dasar
Kumencoba terus tetap tersenyum
Walau luka menghampiri jiwaku
Laksana petir menyambar tanah lapang
Namun tanah lapang tetap diam
Dan tak membalas apapun pada petir
Sungguh malam ini
Dalam senyumku ada luka
Tersimpan disanubari jiwaku

Suara binatang
Sudah mulai tak terdengar jelas
Dikegelapan sepanjang malam
Sebagian binatang sudah mulai tidur pulas
Hingga suara tak terdengar keras
Dan sebagian malam ini
Sepenuhnya milikku yang sedang mencoba tersenyum
Walau jiwa terasa luka dijiwa

Keheningan malam
Masih terlintas disanubari jiwaku
Sungguh dengan tersenyum
Kumencoba diri dimalam ini
Tuk selalu menghibur diri
Bersama kabut malam yang dingin mengigil
Hingga masuk disegala penjuru pori-poriku
Namun dikeheningan malam tanpa bintang-bintang
Aku tetap dalam lubang rasa
Sambil tersenyum dalam luka
Semua terasa menyentuh disanubari kalbuku

Gadis Manis


By: Khoirul Taqwim

Hujan sejak siang belum berhenti
Padahal gelap sudah menghampiri
Saat itu ada gadis manis
Dengan tubuh tinggi semampai
Duduk sambil menerawang angkasa
Menunggu gemerlap cahaya bintang
Namun bintang-bintang diangkasa
Sedang bersembunyi dibalik awan
Karena hujan belum juga berhenti
Sepanjang siang hingga malam ini

Udara dingin menggigil
Disertai petir menyambar bumi raya
Gadis manis tetap duduk
Seakan-akan tak perduli
Akan kilatan cahaya petir
Akan suasana hujan yang mengguyur
Karena gadis manis
Masih tertegun tentang asmara yang sedang melanda
Namun tak mampu mengungkap asmara cinta
Semua terasa mimpi dalam hayalan semata

Arus sungai semakin deras
Hujan tak berhenti juga
Gadis manis tetap terpaku
Akan kegelisahan jiwa tentang makna cinta
Kian waktu semakin mengganggu kalbu
Karena gadis manis
Sungguh merasa dalam dekapan asmara cinta
Namun baru dalam angan-angan semata

Gadis manis
Indah dipandang mata
Apalagi saat gadis manis
Sedang tersenyum kecil yang tersembunyi dalam jiwa
Gadis manis masih gelisah
Dalam dekapan asmara cinta
Namun gadis manis
Soal asmara cinta
Sudah dipasrahkan pada sang maha pemilik semesta
Karena gadis manis
Mempunyai wajah yang indah
Dan mempunyai jiwa yang suci mulia
Sungguh gadis manis
Mempunyai budi pekerti yang cantik
Menawan disetiap detak kalbu jiwa rasa

Gadis Pegunungan


By: Khoirul Taqwim

Dataran tinggi
Udaranya dingin menggigil
Alam pegunungan yang indah
Penuh dengan udara kesejukan
Begitu pula gadis pegunungan
Cantik jelita memikat hati yang memandang
Sungguh indah gadis pegunungan
Dengan wajah nan lugu gemulai
Terasa masuk disanubari terdalam

Udara pegunungan
Sejuk nan rindang pohon-pohonnya
Penuh dengan alam nuansa asri
Begitu pula gadis pegunungan
Saat dipandang sejukkan jiwa
Terasa dibenak kalbu yang terdalam
Karena gadis pegunungan
Lugu nan cantik asli alami

Sungai-sungai pegunungan
Mengalirkan air jernih berseri
Mengundang mata tuk dimanjakan
Atas suguhan alam pegunungan
Begitu juga gadis pegunungan
Dengan keelokan wajahnya
Dibalut budi pekerti nan indah mewarna
Sejukkan hati sanubari didasar jiwa terasa

Gadis pegunungan
Penuh aura keindahan
Laksana rembulan diawan-awan
Bercahaya nan indah memikat jiwa
Sungguh gadis pegunungan
Penuh dengan keindahan yang mengagumkan
Hingga buat jiwa terpaut rasa
Akan keindahan gadis pegunungan
Tertoreh dalam bahasa keindahan jiwa