DUNIA IFORMATIKA DAN SECANGKIR KOPI


Oleh: Khoirul Taqwim

Kuhirup udara embun lewat nyanyian alam, kukitari langit biru dengan segenggam duniaku, kopi tak ketinggalan diatas meja sebelum jauh bicara tentang Informatika, Kulihat secangkir kopi bertuliskan Informatika, kusedu sejenak kopinya imaji menuntunku masuk kedunia Informatika.

Langsung imajiku mengatakan tentang pertemuanku lewat dunia Informatika memang tak bisa dipungkiri begitu unik, biasanya keseharianku dibatasi kondisi jarak, sekarang batas-batas teritorial terhapus adanya informatika, berangkat dari bahasa itu merupakan revolusi diabad ini.

Sahabatku mengatakan siapa yang ketinggalan komunikasi dan Informasi, berarti dia telah ketinggalan hidupi, bahkan ironisnya dia juga mengatakan berarti dia masih hidup dizaman plato, yaitu: zaman sebelum masehi, aku mengasumsikan penafsiran seperti tu mengarah kenarsis, soalnya faktanya banyak orang yang tidak tahu technologi dan Informatika, dia malah berhasil dari segi ekonomi, sosbud maupun lainya, memang Informatika ada kaitannya hal semacam itu, tetapi itu sebatas hukum klausal atau disebut mata rantai, jadi Informatika Ilmu yang berdiri sendfiri, sedangkan yang lain sebagi mata rantai atau disebut pelengkap dari Ilmu Informatika, ini kalau dilihat dari Ilmu Informatika.

Bicara Informatika tak lengkap kalau tak bicara facebook, banyak orang bilang ini dunia jejaring sosial, kata sahabatku facebook tempat kita berbagi keluh kesah, tetapi ada yang lebih narsis, katanya facebook untuk mencrai jodoh wahahahaaaa................ada benarx juga, klau HP sudah terbukti banyak orang yang melalui barang kecil dia mendapatkan jodoh.

Sahabat-sahabatku banyak yang mendapatkan lewat komunikasi HP, dari situ membuktikan bahwa alat komunikasi merupakan sarana yang kompleks dalam penggunaannya, bahkan tak jarang saling menjahili satu sama lain didunia facebook ini, tetapi itulah dunia maya atau disebut dunia bayang-bayang, tak terasa tanganku udah cape' menulis ini, kuakhiri saja dengan kata salam perjuangan, terus kita lakukan kesuksessan yang lebih baik.

0 komentar:

Posting Komentar