Keindahan Gerimis Pagi


By: Khoirul Taqwim

Gerimis kecil dipagi hari
Menyiram tanah lapang
Membuat udara semakin dingin terasa
Sungguh gerimis kecil ini
Membawa suasana keindahan kalbu
Hingga terasa didasar jiwaku
Sampai terasa jernih pikiranku
Saat merasa gerimis kecil ini
Masuk disanubariku yang terdalam

Keindahan gerimis pagi hari
Membuat suasana nampak ceria
Setelah semalam ditutup kegelapan malam
Sungguh suasana pagi hari ini
Terasa berbeda dibanding pagi yang lain
Karena pagi hari ini
Bersama gerimis kecil di iringi senandung alam
Yang kian menyejukkan rasa
Hingga masuk sampai kedasar kalbuku

Bersama gerimis pagi ini
Jiwaku terasa bahagia rasa
Saat melihat alam yang kian nyaman
Karena kesejukan menyiram alam sekitarku
Sungguh jiwaku penuh suka cita
Melihat keindahan gerimis pagi ini
Sungguh keindahan yang penuh ketakjuban
Terasa masuk direlung-relung kalbuku

Keindahan gerimis pagi
Membuat jiwa penuh dengan suka cita rasa
Seakan-akan alam memberi warna baru
Hingga terasa masuk disanubariku yang terdalam
Karena keindahan gerimis pagi ini
Sungguh menakjubkan terasa didasar jiwaku
Sampai seluruh kalbuku mengagumi
Akan keindahan gerimis pagi ini

Kesabaran Para Perawat


By: Khoirul Taqwim

Saat tubuh luka dipapan-papan kehidupan
Engkau para perawat dengan penuh kesabaran
Merawat luka dengan penuh keikhlasan
Sungguh mulia jiwamu kurasa
Laksana rembulan menyinari kegelapan malam
Tanpa lelah memberi warna bermakna tentang nafas kehidupan
Begitu juga engkau wahai perawat
Tanpa pamrih merawat para pasien
Demi kesembuhan luka para pasien
Sungguh budi pekertimu mengandung keteladanan yang menakjubkan

Atas nama kemanusiaan
Demi pengabdianmu pada penyembuhan
Engkau para perawat dengan penuh kesabaran
Merawat para pasien yang sedang sakit
Hingga membuat detakan jantungku berhenti sejenak
Memperhatikan kesabaranmu yang mengagumkan
Sampai seluruh jiwaku menyimak akan budi pekertimu yang luhur

Kesabaran para perawat
Menggugah sajakku untuk menulismu
Sungguh aku mengagumi keteladanan budimu
Penuh dengan kesabaran merawat para pasien
Walau ragamu terkadang nampak lelah
Namun kobaran semangatmu merawat pasien
Masih membara membakar jiwa
Tuk terus merawat para pasien
Sampai sembuh dari luka

Duhai para perawat
Kesabaranmu penuh keikhlasan yang mengagumkan
Engkau akan menjadi suri tauladan kebaikan di alam semesta
Engkau akan tercatat dalam sejarah tinta emas
Karena jiwamu sungguh mulia kurasa
Hingga seluruh kalbuku memberi isyarat rasa
Bahwa engkau perawat yang penuh keindahan budi pekerti
Atas nama kemanusiaan dan atas nama keyakinan
Engkau mengabdi pada penyembuhan





Sunset Pantai Gondo Mayit


By: Khoirul Taqwim

Tatkala awan dilangit masih cerah
Terlihat jelas keindahan sunset pantai gondo mayit
Terletak dipesisir samudra hindia
Sungguh menawan kalbu yang memandang
Atas keindahan alam sunset pantai gondo mayit
Sampai seluruh jiwaku terpanah rasa
Akan keelokan sunset pantai gondo mayit

Tatkala waktu mulai berganti arah
Antara matahari dan bulan yang terus berotasi
Aku disini masih mengingat jelas dibenakku
Akan keindahan sunset pantai gondo mayit
Yang terletak di daerah Blitar Jawa Timur
Sungguh membuat hatiku terlena rasa
Akan kecantikan pantai gondo mayit yang sungguh menakjubkan jiwa

Sunset pantai gondo mayit
Kecantikan alammu membuat jiwaku menuju kebagiaan rasa
Karena kecantikanmu menyajikan alam yang utuh
Antara alam semesta dengan alam jiwa
Menjadi satu keutuhan bersama keindahan deburan ombakmu
Kian waktu semakin indah kurasa didasar benakku
Hingga membuat alam hayalanku terbang tinggi
Bersama keindahan sunset pantai gondo mayit

Sunset pantai gondo mayit
Keindahan alammu membuat rasa kalbuku menuju alam suka cita
Karena keindahanmu membuat jiwaku mengagumi rasa
Apalagi saat samudra pantai selatan menyatu dalam dekapan tenggelamnya matahari
Sungguh menjadi pemandangan alam yang menakjubkan kalbu
Hingga sampai masuk kesanubariku yang terdalam
Bahkan sampai menuju celah-celah jiwa kehidupanku yang paling dasar

Keajaiban Wajahmu


By: Khoirul Taqwim

Saat matahari masih bersinar terang
Engkau berjalan didekatku dengan penuh keanggunan
Kulihat engkau memakai kerudung hitam dimustakamu
Kulihat engkau juga memakai baju putih bersih
Saat sedang berjalan dengan lambaian gemulai tanganmu
Lalu kutatap wajahmu dengan kelembutan
Sungguh aku melihat wajahmu
Laksana rembulan yang bersinar terang
Wajahmu terasa penuh dengan keajaiban alam kesempurnaan

Keajaiban wajahmu
Hinggapi seluruh benak jiwaku
Hingga aku sulit berucap kata tentang wajahmu
Karena wajahmu keajaiban alam yang tersimpan disamudra semesta
Kelembutan wajahmu laksana sutra disinggasana surga
Sungguh wajahmu menembus batas keajaiban alam semesta
Untuk itu aku menulis tentang keajaiban wajahmu
Terasa begitu indah dikalbuku yang terdalam

Bila wajahmu selalu hadir dibenakku
Semua jiwaku terasa tenang laksana danau persinggahan
Karena wajahmu keajaiban dari kekayaan alam
Sungguh aku mengagumi akan keajaiban wajahmu
Sampai seluruh kalbuku terasa tenteram
Saat keajaiban wajahmu hadir dikalbuku
Hingga membuat seluruh jantungku berdecak kagum
Saat mengenang keajaiban wajahmu

Sementara disini kulihat cuaca masih bersahabat
Begitu juga awan-awan masih terang benderang
Secerah keajaiban wajahmu laksana cahaya dilangit
Sungguh aku mengenal wajahmu
Bersama keajaiban-keajaiban yang tersimpan didalamnya
Hingga seluruh jiwaku mengingat tentang wajahmu
Karena wajahmu mengandung keajaiban yang sungguh menakjubkan
Hingga sampai masuk kecelah-celah jiwaku yang terdalam


Wanita Iman


By: Khoirul Taqwim

Wajahmu nan ayu jelita
Kulitmu bercahaya laksana rembulan
Tubuhmu semerbak wangi kasturi
Namun bukan itu aku mengagumimu
Bukan karena kecantikanmu bah Bidadari turun dari langit
Bukan karena keindahan bibirmu yang mungil
Juga bukan karena kelembutan kulitmu
Tetapi keindahan budi pekertimu
Itulah yang membuat jiwaku larut dalam hayalan tentangmu

Wanita iman
Memakai kerudung putih dimustakamu
Keindahan budi pekertimu
Menjadi suri tauladan bagi alam semesta
Karena keindahan budi pekertimu
Laksana embun pagi yang masih bersih dan suci
Sungguh budi pekertimu menyentuh kalbuku yang paling dalam

Wahai wanita iman
Keteladanam budi pekertimu
Sungguh membuat alam semesta sejuk
Begitu juga membuat jiwaku merasa kedamaian
Saat melihat budi pekertimu yang indah
Hingga seluruh nadiku bergetar
Menyaksikan kelembutan budimu yang begitu agung
Sampai kalbuku terpesona olehmu

Wanita beriman
Engkaulah harapan perdamaian alam
Engkaulah jawaban dari angkara murka
Supaya angkara murka menjadi redam
Bahkan angkara murka menjadi hilang
Karena digantikan dengan keindahan budi pekertimu
Sungguh harapan besar itu tertuju untukmu
Yaitu: untukmu wanita iman yang telah masuk dicelah-celah kalbuku terdalam