Belajar Mencinta


By: Khoirul Taqwim

Bila cinta tak kunjung jua
Padahal kau sudah menjadi miliknya
Apa yang kau cari lagi?
Sudah tiada yang kau cari
Sudah sepatutnya
Kau belajar mencinta
Pada dia yang sudah menjadi takdirmu

Malam masih berbintang
Rembulan masih bercahaya
Sedangkan kau masih merenung tentang cinta
Padahal cinta sudah jadi milikmu
Apa lagi yang kau tunggu?
Tiada yang harus kau tunggu
Karena cinta sudah dihadapanmu
Sudah saatnya kau rengkuh
Supaya engkau mampu belajar mencinta dengan sempurna

Belajar mencinta
Memang tak semudah membalikkan tangan
Namun belajar mencinta
Bukan berarti tak dapat dipelajari
Karena cinta itu logika
Baik logika nalar maupun logika jiwa
Maka sudah sepatutnya
Kau belajar dengan segala kekurangan cinta

Melalui belajar mencinta
Berusaha mencari celah-celah jiwa
Supaya cinta dapat merasuk dengan ketulusan
Hingga keikhlasan dapat tercipta secara sempurna
Semua butuh waktu dalam belajar mencinta
Karena belajar mencinta
Bagian alam yang tercipta
Antara alam raga dengan alam jiwa
Tumbuh berkembang
Hingga menyatu dalam bentuk asmara cinta
Terasa indah disepanjang nafas kehidupan

Aku Terluka Dalam Senyumku


By: Khoirul Taqwim

Mendung masih menghitam
Langit terasa gelap
Saat cinta yang kuberikan untukmu
Kau tolak begitu sempurna
Indah kenangan itu
Namun melukai jiwaku yang paling dalam
Aku hanya menghaturkan senyum yang tersisa
Atas penolakan cintamu padaku

Saat cinta kau tolak
Aku berupaya tuk tersenyum
Walau jiwaku menangis deras
Karena aku ingin terluka dengan tersenyum
Supaya engkau tak pernah tahu
Seberapa besar lukaku akan penolakanmu
Hingga aku tercabik-cabik dalam senyumku

Wahai sang maha pemilik cinta
Aku terluka dalam senyumku
Namun aku mencoba tegar
Walau hatiku perih
Laksana di iris-iris gergaji
Namun bibirku mencoba tetap tersenyum
Dibalik ratapan jiwaku

Gedung-gedung menjulang
Pohon-pohon asri dan rindang
Tanah-tanah yang kuinjak
Menjadi saksi bisu atas lukaku
Namun aku harus tetap tabah
Karena dengan tabah
Aku masih dapat mengais
Sisa-sisa senyum yang mulai sirna
Saat menghadapi penolakan cintamu
Hingga pada akhirnya
Aku masih bisa tersenyum dibalik lukaku

Peluru Cinta


By: Khoirul Taqwim

Saat engkau menjadi bunga
Inginku tuk menjadi peluru
Supaya dapat menjagamu
Bila ada yang memetikmu
Karena seluruh jiwaku
Sudah terpanah akan kelembutan jiwamu
Hingga sampailah aku jatuh hati padamu

Saat engkau menjadi pohon
Kuingin menjadi peluru
Supaya mampu menjagamu
Bila ada yang ingin memotongmu
Aku akan menghalanginya
Karena aku sudah jatuh hati padamu
Hingga waktuku hanya untukmu
Selalu dalam hati dan jiwaku

Saat engkau menjadi daun
Kuingin bersamamu
Tuk ingin selalu menjagamu
Bila ada yang ingin mengambilmu
Aku akan halangi
Dengan secepat peluru
Karena aku jatuh hati padamu
Hingga jiwaku hanya untukmu seorang

Saat engkau menjadi apa saja
Aku akan tetap menjadi peluru
Supaya dapat menjagamu terdepan
Bila ada yang melukaimu
Bila ada yang menyakitimu
Bila ada yang ingin merusakmu
Karena aku jatuh hati padamu
Sampai mata menutup di titik terakhirku
Semua terukir dalam kisah peluru cinta
Untukmu seorang pujaan jiwaku

Cinta di Tolak


By: Khoirul Taqwim

Kala cinta putus asa
Terasa putus segala harapan
Semua berganti bayang-bayang kegelapan
Hingga semua yang ada
Rasa kesedihan tiada tara
Karena cinta di tolak
Oleh jantung hati tersayang

Cinta di tolak
Laksana petir menyambar tanpa perlawanan
Hingga hati terasa sedih tak karuan
Disebabkan cinta di tolak
Oleh jantung hati tercinta
Sampai seluruh jiwa terasa beku
Gara-gara cinta di tolak

Bila cinta di tolak
Sudah sepantasnya
Jangan putus harapan
Karena cinta itu
Sudah semestinya dilogikan
Jangan hanya mengejar ambisi nafsu semata
Hingga jauh dari kejernihan dalam berpikir
Supaya saat cinta di tolak
Tidak terasa dalam lubang kesedihan
Hingga membuat jiwamu
Terbakar tak karuan

Cinta itu harus dirasionalkan
Jangan hanya mengejar kesenangan tanpa ujung
Bila cinta di tolak
Sedang melanda dalam hidupmu
Pasrahkan saja segala garis hidupmu
Kepada sang maha pemilik semesta alam
Supaya jiwamu selalu dalam ketenangan
Saat menghadapi cinta di tolak
Dalam perjalanan nafas hidupmu
Untuk hari ini dan selamanya

Duka Cinta


By: Khoirul Taqwim

Kala duka cinta
Seakan-akan dunia mati rasa
Karena yang ada kegelapan jiwa
Hingga seluruh jiwa merasa duka lara tak terhingga
Terasa tak ada obat yang sanggup mengobatinya
Sebab duka Lara
Sudah menjalar dicelah-celah sanubari jiwa

Duka Lara cinta
Telah menjadi penyakit jiwa
Jika tak segera ketemu obatnya
Sungguh duka lara cinta
Akan mewabah kepenjuru raga
Sampai pada akhirnya
Seluruh jantung ikut merasa duka lara cinta

Duka cinta
Harus segera diakhiri
Kalau tidak akan terjadi malapetaka jiwa
Maka obati duka cinta
Dengan senyuman kecil
Supaya mampu menjernihkan duka cinta
Menjadi kebahagiaan cinta terasa

Duka cinta
Selalu menjadi duri dalam sanubari
Maka sudah sepatutnya
Duka cinta harus segera dicabut didasar jiwa
Agar tak berkembang menjadi penyakit yang mematikan jiwa
Hingga duka cinta benar-benar hilang
Dalam kehidupan asmara cinta
Sampai menjadi kebahagiaan yang sungguh luar biasa
Semua harus dipenuhi ketulusan dan kesabaran
Saat menghadapi duka cinta
Dalam kehidupan jiwa rasa